Uang Korupsi di Luar Negeri untuk Membayar Utang

Safari
Uang Korupsi di Luar Negeri untuk Membayar Utang
Ilustrasi KPK melakukan penangkapan tersangka korupsi

Jakarta, HanTer - Pengamat kebijakan publik dari Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie mengatakan, jika Jokowi mampu mengejar koruptor hingga ke luar negeri maka bisa menutup utang-utang Indonesia. Pada dasarnya pandangan Jokowi saya nilai well done (bagus) tapi sekarang dibutuhkan sebuah sikap berani apapun resikonya. 

Memang bicara korupsi sejauh ini masih belum terlalu fantastis.  Indeks Persepsi Korupsi Indonesia (tahun) kemarin tidak naik, stagnan di (skor) 37.Padahal selama 2018 ini KPK telah malakukan 19 kali OTT yang 8 diantaranya adalah kader PDIP.

"Nyali harus kuat.Presiden harus lebih garang lagi soal pemberantasan korupsi.Yang sulit ditembus politik merajalela parpol sehingga menjadi ancaman penindakan korupsi," jelasnya.

Sementara itu, peneliti Pukat UGM, Yuris Rezha mengatakan, sudah menjadi rahasia umum salah satu modus koruptor menyembunyikan kekayaan adalah melalui lintas negara.Mereka menyimpan uang di luar negeri," ujar Yuris kepada Harian Terbit, Selasa (4/12/2018).

Yuris mengemukakan hal tersebut menanggapi janji Presiden Jokowi akanmengejar koruptor yang sembunyikan uang di luar negeri. “Jika janji Jokowi mau direalisasikan uang koruptor di luar negeri ditarik ke Indonesia maka harus ada upaya seperti kerjasama internasional, atau bisa dengan perbaikan regulasi.Satu di antara legislasi yang bisa mendukung upaya Jokowi menarik uang koruptor di luar negeri adalah dengan RUU Perampasan Aset,” paparnya.

Hanya saja, kata Yuris,  sekarang RUU itu masih mandek di DPR. Bayangan saya, kalau RUU tersebut bisa dibuat sekomperhensif mungkin dan kemudian disahkan, maka dapat menunjang pelaksanaan pengembalian uang koruptor maupun juga merampas aset para koruptor," jelasnya.

Sementara terkait berapa jumlah berapa banyak uang korupsi yang sembunyikan koruptor di luar negeri, Yuris mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun yang jelas data berapa uang korupsi yang disembunyikan di luar negeri hanya penegak hukum seperti KPK atau kepolisian yang mengetahuinya.