Kementerian PDT dan Transmigrasi: Tabanan Berikan Pelajaran Bagi Indonesia

Eka
Kementerian PDT dan Transmigrasi: Tabanan Berikan Pelajaran Bagi Indonesia
Sekjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusi (kanan) saat memberikan bantuan senilai Rp2,2 miliar kepada Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti saat malam puncak HUT Kabupaten Tabanan.

Jakarta, HanTer - Keharmonisan dan kerukunan yang terjalin dalam masyarakat Kabupaten Tabanan rupanya mendapatkan perhatian dari Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi.

“Ditengah kekhawatiran kita akan krisis persatuan di Indonesia, Tabanan telah memberikan pelajaran bagi Indonesia akan pentingnya hidup dalam harmoni dan keserasian,” ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian PDT dan Transmigrasi, Anwar Sanusi dalam sambutannya pada Acara Puncak Ulang Tahun Tabanan yang Ke-525 di Gedung I Ketut Maria, Tabanan, Bali, Kamis (29/11/2018) lalu.

Anwar menyebutkan, sebagaimana visi dan misi Kabupaten Tabanan yaitu “SERASI”, Tabanan berhasil menjadi rumah yang ideal bagi seluruh aneka kepercayaan yang ada dibalik ini untuk hidup rukun, harmonis.dan hidup bersama sama dalam kebaikan

“Kita ingat pesan pendiri kita, bahwa Indonesia bukan ditopang oleh kesamaan suku, bangsa dan bahasa, tapi justru karena keragaman, mudah-mudahan Tabanan akan menjadi fondasi penting bagi keragaman bangsa yang kita cintai ini,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster menyebutkan bahwa ia melihat infrastruktur Kabupaten Tabanan kini sudah semakin baik, terlihat dari jalan-jalan yang kini tidak lagi rusak.

Ia juga meminta masyarakat Tabanan ikut membangun komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan daerah Tabanan tetap harus berlandaskan Tri Hita Karana. Karena salah satu dimensi masyarakat sejahtera adalah kehidupan sosial yang damai dan harmonis dalam tatanan lingkungan alam yang aman, nyaman dan lestari sebagaimana hakekat pembangunan itu sendiri,” kata Koster.

Koster juga mengajak masyarakat, terutama masyarakat Kabupaten Tabanan, untuk selalu menjaga kondusifitas dan solidaritas antar seluruh komponen yang ada di masyarakat. Sebab, kata dia, menjaga Bali agar kuat dan utuh di perlukan masyarakat yang bersatu dan terhimpun dalam wadah kegotong-royongan.

Sementara itu, Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutannya mengajak masyarakat Tabanan untuk ikut bertanggung jawab menjaga Tabanan sebagai rumah yang SERASI. “Banggalah sebagai warga Tabanan, jagalah Tabanan, karena Tabanan adalah rumah kita,” ujarnya.