Dilaporkan ke Bareskrim, Polisi Bentuk Tim Usut Dugaan Habib Bahar Hina Presiden

Danial
Dilaporkan ke Bareskrim, Polisi Bentuk Tim Usut Dugaan Habib Bahar Hina Presiden
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo

Jakarta, HanTer - Saling lapor melaporkan masih saja terus terjadi, buntut dari makin tingginya suhu politik di Indonesia.

Pihak kepolisian pun sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti laporan dugaan penghinaan kepada Presiden Joko Widodo yang dilakukan Habib Bahar bin Smith.

Diketahui nantinya tim dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan melakukan gelar perkara untuk mengkonstruksikan hukumnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, dari hasil gelar perkara tersebut nantinya tim membuat rencana tindak lanjut. Salah satunya dengan memeriksa saksi ahli.

"Tim akan memeriksa saksi ahli dalam rangka memperkuat kontruksi hukum pidana berupa ujaran kebencian yang dilakukan Habib Bahar dan diviralkan di medsos," ujar Dedi di Mabes Polri, Jumat (30/11/2018).

Saksi-saksi yang nantinya diperiksa yaitu ahli hukum pidana dan ahli ITE. Sambil memeriksa saksi ahli, penyidik nantinya akan mencari alat bukti pendukung. Saat ini, penyidik baru mengamankan bukti video.

"Barang bukti baru video. Minggu depan baru dilakukan pemeriksaan baik pelapor dan saksi ahli," jelas Dedi.

Jika terbukti, Habib Bahar nantinya bisa dijerat UU nomor tahun 1946 dan UU ITE serta UU KUHP dengan ancaman enam tahun penjara.

Sebelumnya dari perkumpulan Jokowi Mania melaporkan Habib Bahar bin Smith ke Bareskrim Mabes Polri, termasuk Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan Habib Bahar bin Smith ke Polda Metro Jaya.