Ratusan Anggota SP PLN Hadiri Sidang PHI

Sammy
Ratusan Anggota SP PLN Hadiri Sidang PHI
Suasana sidang PHI di PN Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018)

Jakarta, HanTer - Ratusan anggota SP PLN seluruh Indonesia 'memerahkan' sidang Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di PN Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018). Dengan  memakai baju seragam merah untuk mendengarkan putusan sidang PHI terkait aturan yang dibuat Direksi PLN tidak sesuai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) serta perundang-undangan yang berlaku.

"Putusan hakim belum berpihak kepada kita. Hakim memutuskan belum menerima gugatan kita," kata kuasa hukum SP PLN Randi Rubiantoro SH.

Menurutnya, dengan novum baru putusan sela PN Jakarta Selatan, bahwa masalah legalitas tidak ada masalah, SP PLN berencana melakukan upaya hukum selanjutnya yakni melalui kasasi atau PK ke MA sampai mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Sementara itu Ketua Umum SP PLN Ir. Jumadis Abda MM, MEng yang turut hadir pada sidang ini juga mengatakan bahwa perjuangan belum berakhir. "Perjuangan ini harus kami lakukan demi mempertahankan hak-hak karyawan dan agar produktivitas kerja karyawan tidak turun. Sehingga kinerja PLN juga lebih baik," ujarnya.

Jumadis mengemukakan, SP PLN akan terus menjaga dan melindungi perusahaan milik negara ini dari tangan-tangan yang ingin memperlemah PLN dari dalam.

Sebelumnya SP PLN mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial terkait aturan yang merugikan karyawan. Aturan tersebut adalah pegawai diwajibkan pensiun usia 46 tahun, peraturan perjalanan dinas yang tidak sewajarnya, sistem penghasilan yang tertutup tidak ada struktur dan skala upah serta aturan pelayanan kesehatan tidak sesuai PKB.

Ke empat masalah tersebut telah menimbulkan penurunan produktivitas karyawan PLN, yang berdampak secara langsung atau tidak langsung turunnya kinerja PT. PLN (Persero). Sehingga tanpa disadari dengan Direksi PLN saat ini setiap tahun kinerja PLN mengalami penurunan yakni laba terus menurun. Bahkan sampai TW 3 2018, PLN telah mengalami kerugian Rp18,5 triliun.

#PLN   #sppln   #Sidang   #PHI