Buronan (Red Notice) Interpol Resmi Ditahan

Danial
Buronan (Red Notice) Interpol Resmi Ditahan
Bareskrim Polri

Jakarta, HanTer - Laporan polisi terhadap Sdr. Yu Jing mantan Direktur Utama PT Merge Energy Sources Development (PT MESD) terkait dengan adanya serangkaian dugaan tindak pidana sehubungan dengan jabatannya kini memasuki babak baru, setelah sebelumnya telah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Bareskrim Polri dan pernah dimasukan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) bahkan masuk dalam daftar Red Notice Interpol karena telah melarikan diri kini resmi ditahan oleh Bareskrim Polri pada Senin, 19 November 2018.

Hal tersebut tersebut telah dikonfirmasi oleh Kuasa Hukum PT MESD, Sdr. Ricky Ariyo Wibowo, S.H., M.H., pada Rabu, 21 November 2018 “Ya benar Sdr. YU JING kini telah resmi ditahan oleh Bareskrim Polri sejak Senin kemarin, dan kita akan kawal bersama kasus ini hingga tuntas agar penanganan perkara ini dapat berjalan serta ditangani secara professional jangan sampai ada manuver-manuver politis yang dapat mencoreng nilai-nilai keadilan serta marwah penegakan hukum ”.

Penahanan Sdr. Yu Jing tersebut merupakan langkah yang tepat oleh Bareskrim Polri mengingat rekam jejaknya yang dianggap tidak koperatif dalam menghadapi pelaporan dirinya, hal tersebut tidak terlepas dari status Buron yang pernah melekat kepadanya hingga masuk ke dalam daftar Red Notice Interpol.

Kuasa Hukum PT MESD lainnya yaitu Sdri. Christie Elizabeth, S.H. juga meyakini bahwa tindakan penahanan Yu Jing oleh Bareskrim Polri sebagai langkah yang tepat dan bijak “Saya rasa penahanan tersebut sangat tepat mengingat berdasarkan aturan dalam KUHAP salah satu alasan seorang Tersangka dapat ditahan adalah karena tidak koperatif serta dikhawatirkan melarikan diri, jadi kalau melihat rekam jejak Sdr. YU JING saya rasa Bareskrim telah tepat dan bijaksana, kami apresiasi itu”

Sebagaimana yang diketahui, Sdr. Yu Jing sebelumnya telah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) karena diduga melakukan serangkaian tindak pidana sehubungan dengan jabatannya. Selain itu berdasarkan informasi yang didapatkan dari kuasa hukum PT MESD, akan ada upaya hukum baru yang akan ditempuh mengingat Sdr. YU JING di duga juga menggelapkan dokumen-dokumen perusahaan ketika yang bersangkutan menjabat sebagai Direktur Utama PT MESD.

Sementara itu Anggota Komisi III DPR RI Nasir Jamil mengatakan jika ada pihak yang berkeberatan dengan penahanan tersangka Yu Jing, tentunya perlu melihat status yang bersangkutan. 

"Ya namanya sudah DPO, sebelumnya sudah diburu, pastinya penahanan yang dilakukan oleh Bareskrim sudah sesuai prosedur," ujar Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh Nasir Jamil kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (22/11/2018) kemarin.