Proyek Tol Jakarta-Cikampek Kurangi  Sumber Uang Pemkab Bekasi

zamzam
Proyek Tol Jakarta-Cikampek Kurangi  Sumber Uang  Pemkab Bekasi

Cikarang, HanTer - Unit Pelayanam Terpadu Daerah (UPTD) Terminal Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengeluhkan penumpang bus luar maupun dalam kota mengalami penurunan yang signifikan diakibatkam adanya proyek pembangunan di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek.

Kepala UPTD Terminal Cikarang, Lukman Hakim menyatakan permasalahan tersebut tentu berimbas pada pendapatan daerah berupa pajak retribusi dan parkir pengunjung.

"Tentu dengan adanya proyek pembangunan di Jakarta-Cikampek membuat banyak kendala, salah satunya penurunan sumber daya pemasukan daerah," ujar Lukman Hakim di Cikarang, Minggu (18/11/2018).

Dijelaskan, proyek itu menyebabkan kemacetan panjang sehingga jadwal pemberangkatan penumpang bus menjadi terlambat hingga empat jam.

Hal itu disebabkan, kedatangan bus sangat lama sehingga penumpang mencari alternatif untuk mengganti dengan menggunakan moda transportasi lainnya yang tidak melewati tol.

Biasanya penumpang beralih menggunakan mini bus dengan arah tujuan Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, hingga sekitar daerah Jawa Barat. Namun untuk penumpang yang hendak ke Jawa Tengah biasanya melakukan oper ke Karawang maupun Indramayu.

Dalam hal ini bila arus lalulintas tol maupun jalan pantura lancar, penumpang menuju ke arah Jabodetabek yang naik dari terminal mencapai ribuan.

"Tapi beberapa bulan penurunan penumpang cukup besar sekitar 60 hingga 75 persen dalam satu harinya," katanya

Itu dapat terlihat pada perjalanan bus dari Kampung Rambutan menuju ke Cikarang kini bisa ditempuh hingga empat jam. Padahal, biasanya hanya memakan waktu dua jam.

Sementara itu, Supir Bus Agra Mas jurusan Cikarang-Bandung, Budi menyebutkan sebelumnya dari Cikarang ke Bandung hanya tiga jam, tetapi setelah ada proyek pembangunan bisa sampai enam jam.

"Dengan adanya masalah tersebut berakibatnya penumpang mengalami penurunan. Dan ini seharusnya ada solusi dari pemerintah pusat," katanya.