Ribuan Guru K2 Kecewa Tak Bisa Ketemu Jokowi

Danial
Ribuan Guru K2 Kecewa Tak Bisa Ketemu Jokowi
Ribuan guru honorer kategori dua (K2) melakukan aksi demonstrasi menuntut agar diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Jakarta, HanTer — Ribuan guru honorer kategori dua (K2) melakukan aksi demonstrasi menuntut agar diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Para guru yang berasal dari sejumlah daerah di Tanah Air tersebut, melakukan aksi demonstrasi sejak Selasa (30/10) kemarin di depan Istana Negara. Mereka kecewa tidak berhasil menemui Presiden Jokowi.

"Kami menolak konsep pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan mendesak agar diangkat menjadi CPNS," ujar Ketua Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih di Jakarta, Rabu.

Koordinator lapangan aksi mogok tersebut, Nurbaiti mengemukakan para guru  tidak bisa lagi bekerja, jika tidak diberikan gaji yang cukup.

Selama ini, para guru honorer tersebut mendapatkan gaji sekitar Rp400.000 hingga Rp500.000 per bulan. Gaji yang didapat tersebut, kata Nurbaiti, tidak sesuai dengan beban kerja yang ditanggung.

Kecewa

Ssementara peserta aksi Titi Purwaningsih dan peserta aksi tidak berhasil menemui Presiden Jokowi. “Kita sangat kecewa. Sangat! Tapi semangat kita semua jangan sampai luntur,” ujar Titi di atas mobil komando, Rabu (31/10).

Para guru awalnya optimistis Jokowi akan menerima perwakilan honorer K2. Ternyata aksi untuk menarik simpati presiden itu belum juga membuahkan hasil, meskipun sudah sempat masuk ke kawasan Istana Kepresidenan. Awalnya Titi Cs dipanggil ke Istana pukul 11.30. Namun, begitu tahu yang akan menerima mereka bukan presiden, Titi Cs menolak masuk.

“Buat apa masuk kalau hasilnya sama dengan kemarin. Kami maunya bertemu presiden bukan lainnya. Nyatanya presiden menolak menerima kami,” kata Titi.

Penolakan ini membuat honorer K2 kecewa berat. Mereka pun memilih menentukan sikap. Pertama, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kedua, menyatakan sikap terkait posisi politik honorer K2.