Alasan Purnawirawan Polri Dukung Prabowo, “Semua Mahal, Pemerintah Salah Urus”

Sammy
Alasan Purnawirawan Polri Dukung Prabowo, “Semua Mahal, Pemerintah Salah Urus”
Purnawirawan Polri deklarasikan dukungan untuk Prabowo dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019

Jakarta, HanTer - Sejumlah Purnawirawan Polri mendeklarasikan dukungannya untuk kemenangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Para Purnawirawan Polri tersebut tergabung dalam Gerakan Relawan Rakyat Adil Makmur (Gerram).

Prabowo menerima dukungan para rekan sejawatnya itu sebagai suatu penugasan dalam pesta demokrasi lima tahunan kali ini. Mantan Danjen Kopassus itu mengaku merasa terhormat mendapat dukungan dari para pensiunan jenderal, baik TNI maupun Polri.

"Bahwa saudara menugaskan saya untuk  menjadi pembawa bendera merah putih adalah kehormatan yang sangat besar. Perjuangan kita inilah, pertempuran kita terakhir merebut kembali kedaulatan bangsa Indonesia," kata Prabowo di Jakarta.

Kesulitan Rakyat

Ketua Umum Gerram Komjen Pol (Purn) Moch Sofjan Jacoeb mengatakan dukungan ini diberikan setelah sekitar tiga minggu lalu Prabowo mengumpulkan 300-an Jenderal untuk bertemu dengannya.

"Ini bergerak sejak dikumpulkannya 300 jenderal oleh pak Prabowo tiga minggu yang lalu. Dari situ kita lanjutkan dengan kegiatan-kegiatan ini," kata Sofjan ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Sofjan menegaskan komitmen mereka mendukung Prabowo karena melihat kesulitan rakyat saat ini. Tertutama karena faktor harga-harga kebutuhan pokok yang terus naik.

"Selaku purnawirawan Polri yang telah banyak merasakan asam garam tentu kami akan ikut serta mengamankan suara. Kami melihat kondisi saat ini, masyarakat semua kesulitan. Semua mahal, listrik mahal, belanja mahal. Mahal semua. Berarti kan pemerintah saat ini sudah salah urus," terang dia.

Dalam kesempatan itu, Sofjan juga mengklaim sedikitnya ada 2000 lebih pensiunan Polri yang ikut mendukung Prabowo-Sandi dalam gerakan ini. Mereka semua kata dia, tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Banyak, ada di pusat sampai ke daerah-daerah pokoknya kurang lebih ada 2000-an purnawirawan," katanya.

Sebelumnya, sebanyak 300 pensiunan jenderal TNI-Polri memberikan dukungannya ke Prabowo-Sandi. Hal itu disampaikan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Imam Sufaat dalam acara 'Ngobrol Bareng 300 Jenderal & Para Intelektual', di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dukungan para pensiunan jenderal itu disampaikan langsung di hadapan Prabowo dan juga mantan istrinya yang kini menjadi politikus Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.

"Saat ini kita tidak kuat melihat bangsa ini yang masih berjuang keras untuk mengentaskan kemiskinan, memberantas kebodohan untuk mencapai kesejahteraan. Kita semua tidak mampu melihat sebagian masyarakat lemah, terus-menerus kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya," kata Imam dalam pertemuan tersebut.