Muncul Syarat Janggal, Caketum Apjati Layangkan Somasi ke Panitia Munas

Arbi
Muncul Syarat Janggal, Caketum Apjati Layangkan Somasi ke Panitia Munas
Bertopi: Luthfi Sungkar, Bakal Calon Ketua Umum (Caketum) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) 2020-2024.

Jakarta, HanTer - Luthfi Sungkar, Bakal Calon Ketua Umum (Caketum) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) 2020-2024 melayangkan somasi kepada Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Apjati lantaran munculnya sejumlah persyaratan baru yang tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Luthfi bersama dua Bakal Caketum lainnya telah mendatangi Kantor DPP Apjati pada hari ini, Senin (16/11), guna mendaftarkan diri sebagai Caketum Apjati 2020-2024. Namun, pendaftaran ditolak lantaran terdapat 2 dari 5 persyaratan yang tidak dapat dipenuhi.

Luthfi mengungkapkan, dua persyaratan tersebut adalah wajib membawa bukti pembayaran sebesar Rp250 juta sebagai dana kontribusi pelaksanaan Munas Apjati dan membawa pernyataan dukungan dari 10 persen anggota Apjati.

“Sebagai angggota saya sudah mengikuti Munas Apjati sembilan kali, tapi baru kali ini muncul syarat permintaan dana kontribusi Rp250 juta. Ini melanggar AD/ART,” kata Luthfi kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/11/2020).

Tidak hanya itu, Luthfi juga kecewa lantaran persyaratan baru tersebut tidak pernah disosialisasikan sebelumnya kepada anggota Apjati.

“Seharusnya aturan ini baru dibahas nanti dalam Forum Munas, karena kedudukan panitia tidak lebih tinggi dari AD/ART. Bukan sekarang ketentuan ini dibuat. Ini yang sekarang kita permasalahkan,” tegasnya.

Atas hal ini, Luthfi melalui kuasa hukumnya melayangkan somasi kepada Panitia Munas Apjati. Dalam somasi itu, Panitia Munas diminta untuk menghapus dua persyaratan tersebut, karena bukan saja melanggar AD/ART tetapi juga merusak semangat berdemokrasi dan enyandera hak konstitusional anggota untuk mencalonkan diri.

“Kita tidak terima adanya aturan-aturan yang tidak semestinya,” tandas Luthfi didampingi Tim Suksesnya, Delif Subeki.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menenggarai ada upaya untuk melanggengkan petahana untuk kembali menduduki jabatan Ketum Apjati 2020-2024, lantaran kembali maju mendaftarkan diri sebagai Caketum meskipun masa jabatannya sudah berlangsung selama dua periode.

Dalam AD/ART Apjati, Ketua Umum Apjati hanya diperbolehkan menjabat sebagai Ketum sebanyak dua periode. “Ini yang kita khawatirkan dan saya dengar upaya untuk mengubah AD/ART saat Munas APjati nanti,” ucapnya.