Hadapi Era Digital, Ditregident Korlantas Polri Implementasikan Roadmap 

Romi
Hadapi Era Digital, Ditregident Korlantas Polri Implementasikan Roadmap 
Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusuf, SIK, MSi / ist

Jakarta, HanTer – Menghadapi era globalisasi, Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri dituntut peka terhadap permasalahan yang dihadapi publik. 
Masyarakat kini berharap kecepatan dan ketepatan dalam memperoleh pelayanan. Untuk itu, pelayanan prima adalah pelayanan terbaik yang harus kita lakukan. Tujuannya untuk menimbulkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat. 

Menjamurnya media sosial merupakan alat kontrol dan pengawasan bagi mereka terhadap kinerja birokrat dari segala aspek.

“Inilah yang harus dipahami kita semua pentingnya pelayanan prima. Dalam artian, prosedur pelayanan yang mudah, cepat dan tidak berbelit-belit, mudah dipahami dan mudah dilaksanakan. Semua ini bisa berjalan lancar dibutuhkan kerja sama antar semua stakeholder yang terlibat didalamnya,” kata Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusuf, SIK, MSi seperti keterangan diterima Harian Terbit, Senin (16/11/2020).

Dikatakannya, jika masyarakat tidak puas terhadap kinerja Polri, maka mereka bisa dengan mudah menyebarkan informasi apa yang dialami dan dirasakan di media sosial. Terlebih, Presiden Joko Widodo pernah menyampaikan keluhannya tentang lambatnya pelayanan publik, didalamnya termasuk pelayanan SIM, STNK, BPKB dan lain-lain.

“Menjawab keluhan Presiden, disinilah perlunya kita membangun sistem digitalisasi secara terpadu antar direktorat. Sinergitas pelayanan publik melalui komunikasi secara online, akan mampu mewujudkan efisiensi dan efektivitas,” terangnya.

Menurut Brigjen Yusuf, proses pelayanan masyarakat bisa berjalan cepat dan efektif apabila kita dengan sungguh-sungguh memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia. Apalagi sekarang ini hampir semua hal dilakukan secara online. Sistem online juga mampu memberikan pengawasan lebih ketat, mengingat semua informasi masuk terstruktur dan mendetail.

Brigjen Pol Yusuf menegaskan, pembangunan program informasi teknologi atau IT dalam bentuk aplikasi saat ini merupakan langkah tepat dan terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan  mempermudah pelaksanaan tugas-tugas polantas ke depan.

“Program yang kita siapkan ini merupakan terobosan kreatif  penjabaran kebijakan Kapolri dalam pengelolaan media, yang dilaksanakan secara sistemik dengan pendekatan berbasis teknologi serta terbangunnya big data dalam back office. Sistem jaringan IT yang dibangun dan dioperasionalkan merupakan sistem back office, aplication dan net work untuk mendukung program inisiatif anti korupsi, reformasi birokrasi dan mewujudkan pelayanan prima, cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif dan mudah diakses,” tambahnya.

Ditambahkannya, inovasi pelayanan publik harus terus dilakukan agar supaya kita mampu beradaptasi dengan hambatan, tantangan dan gangguan yang kita hadapi. Hal ini perlu mengingat saat ini  guncangan dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan. 
 

#Era   #Digital   #Ditregident   #Korlantas   #Polri   #