Masinton: Penjemputan HRS Dibesar-besarkan, Melanggar Protokol Kesehatan

Danial
Masinton: Penjemputan HRS Dibesar-besarkan, Melanggar Protokol Kesehatan
Anggota DPR RI Masinton Pasaribu

Jakarta, HanTer - Anggota DPR RI Masinton Pasaribu mengatakan penjemputan Imam Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) terkesan dibesar-besarkan.

"Penjemputan itu terlalu dibesar-besarkan ya. Mengganggu ketertiban umum, lalulintas warga lainnya kan jadinya terganggu," ujar Masinton kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, secara nyata terlihat sudah terjadi pelanggaran protokol kesehatan. "Melanggar protokol kesehatan, kerumunan orang-orang terlihat jelas. Seharusnya tidak terjadi kerumunan massa, selain sudah melanggar protokol kesehatan, juga bisa menyebabkan terjadinya sebaran virus corona," ungkapnya.

Masinton menambahkan, penjemputan yang dilakukan massa simpatisan HRS tersebut sangat jelas terjadi pembiaran, sehingga kumpulan massa tak dapat dihindiri, dan membuat aparat keamanan kewalahan.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga membiarkan adanya penjemputan dalam jumlah massa yang besar itu, kan tidak boleh seperti itu," pungkas Masinton.