Punya Reputasi, Sandiaga Uno Dicalonkan Jadi Ketum PPP

Alee
Punya Reputasi, Sandiaga Uno Dicalonkan Jadi Ketum PPP

Jakarta, HanTer - Sandiaga Uno diusulkan menjadi calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Calon lain yang diusulkan adalah Wagub Jateng Gus Yasin (Taj Yasin Maimoen), Sekjen PPP Arsul Sani, Wakil Ketua Umum PPP, Arwani Thomafi.

Nama-nama lain yang juga diusulkan maju dalam pemilihan ketua umum seperti Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, kader senior PPP Ahmad Muqowam, Wantimpres Mardiono, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Punya Reputasi

Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Tengah Masruhan Samsurie menyebut Sandiaga Uno mempunyai reputasi yang bagus di kalangan umat Muslim.

"Bagi saya itu hal wajar saja kalau nama Sandiaga dilirik oleh sebagian orang di PPP karena kita tahu punya reputasi bagus, disamping dalam tanda petik punya perhatian di kalangan umat, itu terbukti pada agenda atau pilihan presiden kemarin, itu wajar," katanya di Semarang, Senin, dilansir Antara.

Hal tersebut disampaikan Masruhan menanggapi munculnya nama Sandiaga Uno yang diusulkan maju dalam pemilihan ketua umum dalam Muktamar IX PPP mendatang.

Kendati demikian, ia mengakui Sandiaga Uno memang bukan dari organisasi keagamaan, namun konsep memajukan perekonomian umat dinilai sudah bagus.

"Saat pilpres punya konsep bagus soal ekonomi umat, itu daya tarik, jadi kami punya asumsi Sandiaga punya kepedulian pada umat, khususnya pada kapasitas dia sebagai pengusaha," ujar pria yang juga menjadi anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng itu.

Ia mengharapkan sosok ketua umum PPP selanjutnya harus mempunyai kepedulian yang bisa meningkatkan etos kerja partai dan jika sosok itu terkenal atau memiliki reputasi sebelumnya, maka itu hanya dijadikan penunjang.

"Pertama orang yang punya kepedulian dan terbukti untuk meningkatkan etos kerja PPP, bisa tingkatkan kinerja partai, itu yang ideal. Ditunjang, ini hanya penunjang, orangnya populer atau punya reputasi, itu nomor dua atau tiga," katanya.