BPJAMSOSTEK Menara Beri Penyuluhan Antikorupsi ke Ratusan Perusahaan Peserta

Arbi
BPJAMSOSTEK Menara Beri Penyuluhan Antikorupsi ke Ratusan Perusahaan Peserta
Tangkapan layar webinar sosialisasi Antikorupsi yang digelar BPJAMSOSTEK Cabang Menara Jamsostek. (Ist)

Jakarta, HanTer - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJAMSOSTEK) Cabang Jakarta Menara Jamsostek menggelar sosialisasi antikorupsi kepada perusahaan peserta baru BPJAMSOSTEK, pada Kamis (15/10/2020).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda rutin BPJAMSOSTEK Jakarta Menara Jamsostek yang dilaksanakan setiap tahun. Pada acara kali ini, dikemas dalam bentuk webinar kepada ratusan perusahaan peserta BPJAMSOSTEK.

“Acara ini merupakan salah satu wujud komitmen BPJAMSOSTEK sebagai salah satu Badan yang mendukung terciptanya hubungan kerja yang bersih, dan bebas gratifikasi untuk mewujudkan good governance yang secara rutin diselenggarakan setiap tahunnya” kata Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Menara Jamsostek, Hadi Purnomo dalam kesempatan itu.

Hadi menjelaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menumbuhkan sikap integritas untuk mendukung gerakan anti korupsi pada perusahaan baru dan pelaksanaan program jaminan sosial tenaga kerja yang bersih dan jauh dari korupsi, imbuh Hadi

Salah satu PIC Perusahaan peserta, Santalia menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi antikorupsi ini. “Penyuluhan ini sangat penting bagi kita pengurus perusahaan, selama ini pengurusan ke BPJAMSOSTEK berjalan lancar, dan kita tidak pernah memberikan gratifikasi dalam bentuk apapun kepada BPJAMSOSTEK.”, ujarnya

Selain melakukan kampanye antikorupsi ke berbagai sasaran lapisan masyarakat, Hadi menyampaikan pihaknya juga selalu mengkampanyekan anti korupsi dan gratifikasi kepada peserta BPJAMSOSTEK yang datang melakukan klaim di kantor. “Kami menolak segala bentuk gratifikasi” ujar Hadi.

Hadi juga menjelaskan, sosialisasi kali ini memberikan edukasi agar pengurus perusahaan mengetahui apa itu korupsi, jenisnya, sanksi apa saja yang diperoleh akibat menerima gratifikasi dan bagaimana perlakuannya apabila menerima gratifikasi.

“BPJAMSOSTEK gencar melakukan kampanye antikorupsi demi mendukung proses pelayanan publik yang bebas dari KKN dan bersih dari suap ataupun gratifikasi, karena pelayanan publik haruslah bersih dan transparan,” pungkasnya.