Polri Tetapkan 10 Tersangka Perusakan Gedung ESDM Saat Demo Rusuh

Danial
Polri Tetapkan 10 Tersangka Perusakan Gedung ESDM Saat Demo Rusuh
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono

Jakarta, HanTer - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan, polisi telah menetapkan sebanyak 10 orang tersangka, pelaku perusakan gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada 8 Oktober 2020 kemarin.

Gedung tersebut rusak merupakan buntut kerusuhan demo menolak Omnibus Law, yang awalnya berpusat di sekitar Istana Negara.

“Setelah kejadian, polisi langsung mengecek, Mabes Polri Tipidum dengan Polda Metro Jaya langsung bekerja selama tiga hari dan langsung kami temukan, dari 10 kami tampilkan dua orang hari ini, karena delapan lainnya di bawah umur,” ungkap Argo lewat konferensi pers di Polda Metro Jaya hari ini, Senin (12/10/2020).

Para tersangka menurutnya dijerat Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45, juga terdapat UU ITE yang memberatkan mereka. Hal ini lantaran menurut Argo, pihaknya menemukan yang bersangkutan mengajak berbuat rusuh lewat ponselnya.

“Juga ada pasal 170 KUHP merusak barang, pasal 214, pasal 218, dan atau pasal 358 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP,” bebernya.

Tentang tersangka di bawah umur, Argo menjelaskan akan ada perbedaan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Barang bukti menurutnya terdiri dari berbagai potongan kayu, batu, pecahan botol, berikut ponsel milik mereka masing-masing.

“Kami proses semua, kami ajukan ke Penuntut Umum,” ucap Argo.

Menurutnya, pencarian tersangka belum berhenti sampai di sini. Polisi masih akan mendalami kasus untuk kemungkinan menangkap tersangka lain.

“Kami buktikan negara tidak boleh kalah dengan anarkisme, dengan premanisme,” ujarnya.

Selain lobi gedung ESDM, sejumlah fasilitas publik dan aparat juga tampak rusak dan terbakar usai demonstrasi di sepanjang hari Kamis, 8 Oktober 2020 lalu, seperti sejumlah halte bus Transjakarta, pos polantas, juga mobil plat merah dan kendaraan dinas polisi.