Bantu Pelarian Cai Chang Pan, Dua Petugas Lapas Jadi Tersangka

Danial
Bantu Pelarian Cai Chang Pan, Dua Petugas Lapas Jadi Tersangka
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus

Jakarta, HanTer - Usai dilakukannya gelar perkara, kini penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota menetapkan dua pegawai Lapas Tangerang berinisial S (Wadanru) dan ES (PNS bagian kesehatan) sebagai tersangka dalam dugaan kasus membantu kaburnya Cai Chang Pan warga negara China dari tahanan di Lapas Tangerang.

Peningkatan status dari saksi menjadi tersangka ini dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan. "Iya benar, kita naikkan statusnya menjadi tersangka,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa 6 Oktober 2020.

Yusri menjelaskan, keduanya disangkakan telah melanggar Pasal 426 KUHP. “Dan dari fakta yang kita temukan memang yang bersangkutan ini ada indikasi kelalaian membantu tersangka Cai Chang Pan ini melarikan diri,” jelas Yunus.

Lanjut Yusri, sesuai hasil pemeriksaan terungkap kalau kedua pelaku membantu pelarian Cai dengan menyediakan pompa air.

“Mereka menyediakan alat pompa air pada saat dia menggali. Memang waktu itu tersangka itu memesan kepada dua orang ini dan tiap hari kedua orang ini yang menyimpan pompa air itu setelah selesai digunakan disimpan selama hampir 8 bulan,” bebernya

Lanjutnya, penyidik belum melakukan penahanan kepada kedua pelaku.

“Kami masih menyelidiki terus apakah ada petugas lainnya yang terlibat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Cai Chang Pan yang belakangan diketahui sebagai tentara China ini berhasil kabur dari Lapas Tangerang, Banten dengan cara menggali tanah dari dalam Lapas hingga temus keluar Lapas.

Kurang lebih 8 bulan merencanakan pelarian Cai menggeser tempat tidur untuk dilubangi. Kemudian, tanah yang sudah digali ditutupi oleh tempat tidur bertingkat dua untuk mengelabui petugas.

Polda Metro Jaya sudah menambah anggota Brimob untuk mengejar pelaku yang bersembunyi di hutan Tenjo, Bogor, Jabar. Polisi juga sudah menyebar sketsa wajah Cai.