Positif 252.923 Kasus, 9.837 Orang Meninggal Akibat Covid-19

Harian Terbit/Safari
Positif 252.923 Kasus, 9.837 Orang Meninggal Akibat Covid-19

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Selasa pukul 12.00 WIB bertambah 4.071 kasus, sehingga total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi di 252.923 kasus.

Perkembangan data penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia pada hari ini, Selasa (22/9) mencatatkan rekor baru yakni pada tambahan kematian. Angka ini merupakan yang tertinggi sejak kasus diumumkan pada 2 Maret lalu.

Berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19, hari ini tercatat ada tambahan 160 kematian sehingga angka kumulatifnya menjadi 9.837 meninggal dunia. Tambahan 160 kematian itu rekor baru di Indonesia. Semula rekor tertinggi kematian terjadi pada 22 Juli lalu yakni sebanyak 139 meninggal dunia.

Secara akumulatif kasus kematian di Jateng sebanyak 1.314 kasus. Tambahan kasus kematian juga tercatat di DKI Jakarta sebanyak 30, akumulasi kasus kematian di Ibukota berjumlah 1.600 kasus.

Lalu tambahan kasus kematian juga terjadi di Jawa Timur sebanyak 25 kasus. Provinsi ini menjadi penyumbang angka kasus kematian terbanyak yakni 3.015 kasus.

Provinsi lainnya juga mencatat tambahan kasus kematian, seperti di Banten 16 kasus dengan total keseluruhan 152 kasus. Kemudian Jawa Barat 11 kasus kematian baru dengan total 330 kasus.

Pasien Sembuh

Sementara pasien yang sembuh per hari ini bertambah 3.501 orang sehingga total keseluruhan pasien COVID-19 yang berhasil pulih 184.298 orang. Provinsi yang melaporkan pasien pulih paling banyak hari ini yakni DKI Jakarta dengan 843 orang telah sembuh diikuti Jawa Barat 588 kasus sembuh, Jawa Tengah 406 kasus sembuh, Jawa Timur 403 kasus sembuh dan Kalimantan Timur 152 kasus sembuh.

Hingga hari ini, data kumulatif kasus positif COVID-19 paling banyak di Indonesia terjadi di DKI Jakarta dengan 64.554 kasus diikuti oleh Jawa Timur 41.417 kasus, Jawa Tengah 19.982 kasus, Jawa Barat 18.077 kasus dan Sulawesi Selatan 14.524 kasus.

Pasien sembuh paling banyak dilaporkan di DKI Jakarta sebanyak 50.389 orang, Jawa Timur sebanyak 33.978 orang, Jawa Tengah 13.712 orang, Jawa Barat 10.755 orang dan Sulawesi Selatan 10.722 orang.