MAKI Apresiasi Kerja Cepat Mabes Polri Tangani Kasus Djoko Tjandra

Romi
MAKI Apresiasi Kerja Cepat Mabes Polri Tangani Kasus Djoko Tjandra
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indoneia (MAKI) Boyamin Saiman

Jakarta, HanTer – Akhirnya dalam kasus Djoko Tjandra, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indoneia (MAKI) Boyamin Saiman mengapresiasi kerja cepat Mabes Polri. Hanya dalam waktu singkat lembaga penegak hukum ini langsung menetapkan 2 jenderalnya yang diduga terlibat sebagai tersangka. 

“Sebenarnya ini momentum yang tepat untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja para penegak hukum. Saya berharap langkah yang dilakukan Mabes Polri ini  akan menjadi contoh bagi aparat dibawahnya seperti di Polres dan Polsek,” katanya, Sabtu (19/9/2020).

Menurut Boyamin, kasus Djoko Tjandra merupakan ujian bagi semua lembaga penegak  hukum. Apakah mereka akan tetap kredibel dan bisa dipercaya masyarakat antara lain dapat dilihat dari penuntasan kasus  ini.

Namun pendapat sebaliknya disampaikan Boyamin terhadap kinerja Kejaksaan Agung yang dinilainya seperti ‘ogah-ogahan’ dalam menuntaskan kasus ini. Padahal jika  lembaga ini terus bekerja seperti itu berarti mereka telah melepas momentum untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat yang sedang menurun terhadap kinerja para penegak hukum.

Bahkan dia melihat pihak Kejaksaan Agung terkesan hanya bekerja mengikuti langkah yang dilakukan Mabes Polri. Seharusnya mereka bisa bekerja lebih baik bukan sekadar mengikuti Mabes Polri.

“Mereka, kan terdiri dari para sarjana hukum. Mengapa kerjanya kalah cepat dibanding Bareskrim Polri? ujarnya. 

Sementara yang lebih mengecewakan lagi menurut Boyamin adalah  kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sampai saat ini dia menilai lembaga penegak hukum ini  terkesan hanya menjadi penonton dalam menyikapi kasus tersebut.

“Seharusnya KPK yang  melakukan OTT  mengingat banyaknya uang yang mengalir kesana-kemari. Berati selama ini mereka tidak mengerjakan tugasnya dengan baik. Disuruh jaga, kok malah tidur,” katanya dengan nada kesal.

Untuk  mendorong agar KPK bisa bekerja lebih cepat dan tidak terkesan pasif seperti saat ini MAKI  telah menyerahkan sejumlah berkas untuk ditindak lanjuti. Dengan memberikan PR tersebut masyarakat akan dapat menilai bagaimana lembaga ini bekerja. 

“Saya kasih waktu sebulan kepada KPK. Kalo tidak ditindaklanjuti  akan saya gugat ke pengadilan,” tambahnya.
 

#MAKI   #Boyamin   #Saiman   #Apresiasi