Pembakaran Gedung Kejaksaan Agung, Rizal Ramli: Pelakunya Lebih Jahat Dari Al Capone

Alee
Pembakaran Gedung Kejaksaan Agung, Rizal Ramli: Pelakunya Lebih Jahat Dari Al Capone

Jakarta, HanTer - Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa penanganan kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung naik dari penyelidikan ke penyidikan karena ada dugaan pidana dalam peristiwa tersebut.

"Penyidik berkesimpulan terdapat dugaan peristiwa pidana," kata Komjen Pol. Sigit dalam konferensi pers di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis.

Keberhasilan Mabes Polri mengungkap penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung diapresiasi tokoh nasional DR. Rizal Ramli. Secara khusus Rizal Ramli menyampaikan ucapan selamat untuk Kapolri Jenderal Idham Aziz dan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Komjen Listyo Sigit Pramono. “Bravo,” ujar Rizal Ramli, Kamis malam (17/9). 

Lebih lanjut Rizal menambahkan, tindakan sengaja membakar gedung Kejaksaan Agung adalah kejahatan luar biasa. “Tidak pernah terjadi di negara-negara lain yang berani bakar kantor Jaksa Agung,” sambung mantan Menko Perekonomian dan Menko Kemaritiman ini lagi. 

Rizal Ramli membandingkan pelaku pembakar gedung Kejaksaan Agung dengan bos genster yang pernah hidup di Amerika Serikat, Alphonse Gabriel Capone atau Al Capone. “Al Capone saja kalah! Bongkar terus Bang Idham dan Mas Sigit,” demikian Rizal Ramli.

Harus Terbuka

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Bidang Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Azis Syamsuddin, meminta Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian Indonesia harus membuka terang benderang apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian dalam peristiwa pidana terkait terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung di Jakarta pada Agustus lalu.

"Mari kita tunggu hasil kerja Bareskrim terkait unsur pidana tersebut, Apakah ada unsur kesengajaan, atau kelalaiaan," kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, dilansir Antara.

Menurut dia, apabila dalam perkembangan penyidikan nanti terbukti ada unsur kesengajaan, maka harus diungkap terduga pelaku maupun dalang dibaliknya peristiwa tersebut.

Namun menurut dia, apabila ada faktor kelalaian sehingga menyebabkan gedung utama Kejagung terbakar, maka harus ada pihak yang bertanggung jawab secara hukum.

"Kalau ada unsur kesengajaan, harus diusut sampai tuntas pelakunya. Kalau karena kelalaian, juga harus ada yang bertanggung jawab secara hukum," ujarnya.

Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejaksaan Agung Fadil Zumhana mengapresiasi kerja keras tim gabungan dari Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung hingga ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

"Kami apresiasi kerja keras dari Bareskrim Polri dalam mengungkap peristiwa kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung. Peristiwa ini diangkat menjadi suatu peristiwa pidana hari ini berdasarkan gelar perkara," kata Fadil.