PN Jaksel Putuskan Robianto Idup Selaku Komisaris PT. DBG Tidak Bersalah 

Danial
PN Jaksel Putuskan Robianto Idup Selaku Komisaris PT. DBG Tidak Bersalah 
Kuasa Hukum Robianto Idup, Philipus Harapenta Sitepu

Jakarta, HanTer - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar persidangan kasus PT DBG vs GPE pada Selasa (8/9/2020). Sidang kali ini beragendakan putusan dari majelis Hakim PN Jakarta Selatan.

Setelah menbacakan rangakaian persidangan, Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan akhirnya memutuskan terdakwa Robianto Idup selaku Komisaris PT. DBG tidak bersalah dan bebas dari segala tuntutan.

Kuasa Hukum Robianto Idup, Philipus Harapenta Sitepu mengatakan, keputusan Mejelis Hakim PN Jakarta Selatan dinilai tepat karena perkara ini bukan Pidana tapi Perdata.

"Seharusnya sejak awal kasus ini tidak dilanjutkan dari Kepolisian ke Kejaksaan," kata dia Selasa (8/9/2020).

Tapi karena kasus ini sudah berjalan ke Persidangan, pihaknya mau tidak mau menghadapi segala tuduhan. Oleh karena itu, pihaknya berbesar hati menjalani persidangan yang sejatinya adalah ranah perdata.

"Kita akan urus untuk keluar terdakwa sekarang," pungkasnya.

Sebagai informasi, PT GPE tidak profesional dan PT DBG terus beritikad baik masih melakukan pembayaran kerja sama. Namun PT GPE tetap tidak bekerja sesuai perjanjian yang sudah disepakati bersama.

PT. GPE Malah melaporkan PT DBG ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penggelapan dengan terlapor Komisaris PT DBG Robianto Idup dan Robianto pada Mei 2017.

Padahal, Robianto dalam kasus ini hanya sebagai mediator pertemuan antara PT. DBG dengan PT GPE. Dan pertemuan mereka juga berbicara tentang perjanjian tapi bukannya memperbaiki kinerja malah PT GPE lapor ke polisi. 

Padahal pertemuan atau pekerjaan yang diberikan kepada PT GPE sudah dalam perjanjian. Jadi penyelesaian masalah juga penyelesaian perdata ini justru menjadi ranah Pidana penggelapan.