Perbaiki Kerusakan Polsek Ciracas, Pimpinan TNI AD Patungan Bayar Ganti Rugi

Harian Terbit/Danial
Perbaiki Kerusakan Polsek Ciracas, Pimpinan TNI AD Patungan Bayar Ganti Rugi
Istimewa

TNI Angkatan Darat (AD) membayar ganti rugi terhadap korban perusakan Markas Kepolisian (Mapolsek) Ciracas, Jakarta Timur dan sekitarnya, yang dilakukan oknum personelnya. Nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Komandan Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspom AD) Letjen Dodik Widjanarko mengatakan, biaya ganti rugi bagi para korban ditalangi dulu oleh para pimpinan TNI AD.

"Pimpinan TNI AD melalui Pangdam Jaya melakukan proses pendataan dan penggantian dengan talangan. Nantinya, talangan itu akan diganti oleh para tersangka," katanya di Markas Puspom AD di Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

Sementara itu Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, dalam konferensi pers di Markas Puspom AD di Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020) menyebutkan, ada 83 barang yang mengalami kerusakan. Mulai dari kaca mobil, sepeda motor, etalase warung, gerobak, kaca SPBU, kaca showroom mobil, serta perampasan dan perusakan handphone (HP).

Para pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap warga, dan melakukan penembakan menggunakan pistol airsoft gun. Jumlah korban penganiayaan ada 16 orang.

"Tentang jumlah pengaduan, korban penganiayaan sampai saat ini, ada 16 orang, kemudian kerusakan materiil 83 unit," ungkapnya.

Dari 16 korban penganiayaan, sembilan di antaranya juga mengalami kerugian materil. Selain dianiaya, barang mereka di antaranya sepeda motor dirusak. Hingga, Rabu 2 September 2020, tercatat ada 90 orang yang berhak mendapatkan ganti rugi. Sebanyak 79 di antaranya menerima haknya.

"Ini totalnya sekitar Rp 305.786.000. Yang belum terbayar ini ada 11 orang, sekitar Rp 82.000.000," imbuhnya.

Lebih lanjut, Mayjen Dudung menjelaskan, barang-barang yang rusak parah, diganti dengan barang baru. Misalnya saja, gerobak yang hancur.

"Begitu juga kemarin ada motor yang terbakar, sebagian depannya terbakar dan sulit diperbaiki untuk diperbaiki, ini langsung diganti, beli motor yang baru," ujar Pangdam.

Sementara motor dan mobil yang masih bisa diperbaiki, akan dibawa ke bengkel paling bagus di Jakarta. "Dipulihkan seperti semula, bahkan lebih baik," janji Dudung.

Begitu juga dengan kaca-kaca di rumah-rumah makan yang pecah, akan diberi ganti rugi. Selain itu, di luar biaya perbaikan, korban akan diberikan santunan.

Tidak hanya mengganti rugi kerusakan materil, TNI AD juga membantu biaya rumah sakit korban yang mengalami luka-luka. Santunan juga akan diberikan.

"Kami bantu dari mulai yang bersangkutan bawa ke RS sampai transportasi kami hitung. Biaya RS juga kami hitung, asrama perawatan dan obat juga kami hitung. Begitu juga perasaan trauma, kita berikan santunan cukup besar," tegasnya.

#Polisi   #tni   #polsek   #ciracas