Akhirnya Kejagung Jerat Jaksa Pinangki dengan Pasal TPPU

Danial
Akhirnya Kejagung Jerat Jaksa Pinangki dengan Pasal TPPU
Jaksa Pinangki Sirna Malasari

Jakarta, HanTer - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung), menambah pasal sangkaan terhadap tersangka Jaksa Pinangki Sirna Malasari, dalam dugaan kasus tindak pidana pemberian hadiah dan janji dari tersangka Djoko Soegiarto Tjandra.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah mengatakan, pihaknya menambah pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), kepada Jaksa Pinangki. Pasalnya, dalam proses penyidikan ditemukan ada perbuatan tersebut.

“Ya, pasal TPPU sudah melekat karena dia menerima (Suap), tentunya kita juga menelusuri bagaimana uangnya itu. Jadi, TPPU dikenakan,” kata Febrie di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2020).

Febrie menjelaskan, atas pengenaan sangkaan pasal itu, penyidik menggeledah dua apartemen di bilangan Jakarta Selatan, satu rumah di bilangan Sentul, Bogor, dan show room BMW. Kemudian, penyidik juga telah bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Karena TPPU semua akan ditelusuri, termasuk meminta bantuan teman-teman dari PPATK,” ujar Febrie.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penyidik menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dugaan menerima hadiah, atau janji untuk kepengurusan fatwa MA terpidana Djoko Tjandra, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Fatwa MA yang menjadi objek pemberian hadiah atau janji, berkaitan dengan eksekusi oleh jaksa atas Djoko Tjandra yang diusahakan tidak dilakukan. Sampai saat ini, penyidik masih mendalami apa saja yang diterima Jaksa Pinangki dari tersangka Djoko Tjandra.