Warga Desa Pasir Madang, Bogor Mengaku Bersyukur Diberi Bantuan

Mahasiswa dan Seniman Papua di Jakarta Berikan Bantuan Sembako 

Danial
Mahasiswa dan Seniman Papua di Jakarta Berikan Bantuan Sembako 
Mahasiswa Papua dan Papua Barat di Jakarta bersama Seniman Papua mendatangi kediaman korban Longsor, yang terjadi pada Januari 2020 lalu di Desa Pasir Madang, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (22/8/2020) pagi.

Jakarta, HanTer - Mahasiswa Papua dan Papua Barat di Jakarta bersama Seniman Papua mendatangi kediaman korban Longsor, yang terjadi pada Januari 2020 lalu di Desa Pasir Madang, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (22/8/2020) pagi.

Kedatangan mereka untuk memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban longsor di sana. Ada sebanyak 66 paket beras bertuliskan Universitas Cendrawasih (Uncen) dan 44 karton indomie.

Ike Takdare perwakilan Mahasiswa Papua dan Papua Barat di Jakarta menjelaskan, bantuan ini bukan dari dirinya pribadi, tapi dari para pelajar, mahasiswa dan seniman Papua yang berada di Jakarta. 

"Kami memiliki kepedulian kepada mereka dan kami kirimkan bantuan ini. Harapan saya bermanfaat untuk saudara-saudara saya di sini walau banyak kekurangan," terang dia Sabtu (22/7/2020).

Sementara itu, Seniman Papua Dey Imbiri mengatakan, kegiatan pemberian sembako dari pelajar, mahasiswa dan seniman Papua ini diinisiasi oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru. 

Sebab, kata dia, Audie merupakan sosok kakak asuh sekaligus koordinator Mahasiswa Universitas Cendrawasih se-Tanah Jawa.

"Akhirnya kita bersama-sama mengumpulkan sembako untuk ucapkan terimakasih kepada warga sini, karena Ike adalah mahasiswa yang KKN di sini diterima dengan baik dan saling menghargai," tuturnya.

Ia pun tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata atas kebaikan warga Pasir Madang yang sudah menerima mahasiswa Papua di sini dengan baik. Sebab, selama dua bulan di sana, Ike merasa semua warga menyayanginya dan selalu memberikan perhatian.

"Jadi diadat kami, ucapan terimakasih itu itu tidak hanya dengan kata-kata saja dan tidak bisa dilukiskan, apa yang kami bisa bantu untuk saudara-saudara kami di sini akan kita bantu. Saya sangat bangga," terangnya.

Selain itu, kata Dey bantuan akan berjalan secara berkesinambungan, tidak hanya kepada warga Pasir Madang saja. Sebab, apabila ada suatu daerah yang ingin dibantu maka pihaknya akan berkoordinasi dengan mahasiswa dan pelajar Papua yang ada di Jakarta.

Sebagai informasi, pada awal Tahun 2020 lalu Desa Pasir Madang, Sukajaya, Bogor, Jawa Barat dilanda musibah longsor. Ribuan orang pun mengungsi di tempat seadanya seperti di Masjid dan di beberapa rumah kerabat.

Belum usai dilanda longsor, warga di sana harus merasakan derita baru yaitu terdampak pandemi Covid-19. Kini warga di sana hanya bisa menunggu bantuan dari berbagai pihak untuk makan sehari-hari.