Ada Ancaman Non Militer, Sejumlah Jenderal Purnawirawan Temui Rizal Ramli

Alee
Ada Ancaman Non Militer, Sejumlah Jenderal Purnawirawan Temui Rizal Ramli
Sejumlah jenderal purnawirawan bertemu dengan tokoh nasional dan juga ekonom senior Rizal Ramli di Tebet, Jakarta Selatan,

Jakarta, HanTer-- Sejumlah jenderal purnawirawan bertemu dengan tokoh nasional dan juga ekonom senior Rizal Ramli di Tebet, Jakarta Selatan. Dalam silaturahmi itu para jenderal purnawirawan tersebut menyampaikan kekhawatiran kondisi bangsa saat ini kepada mantan Menko Perekonomian tersebut. 

Purnawirawan TNI dari Forum Komunikasi Patriot Peduli Bangsa (FKP2B) dalam kesempatan tersebut menyampaikan, dalam mencermati perkembangan lingkungan strategis, isu-isu yang menonjol saat ini adalah ancaman non militer terkait dengan kehidupan ipoleksosbudmil sangat mungkin menjadi ancaman yang dapat meruntuhkan kedaulatan, keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI tahun 1945.

Disebutkan, ancaman non-militer berdasarkan strategi pertahanan adalah menjadi tupoksi nya pemerintah/kementerian terkait. Yang menjadi keprihatinan para purnawirawan, tidak ada tanda pemerintah mampu menyelesaikan ancaman non militer ini.

Terkait hal tersebut purnawirawan TNI tersebut menegaskan siap membantu Rizal Ramli. Bahkan mereka menyatakan Syukur Alhamdulillah bila Rizal Ramli  berkenan memimpin mereka dalam membantu rakyat/pemerintah untuk mengatasi ancaman-ancaman non-militer yang dapat berakibat kepada kedaulatan, keutuhan dan keselamatan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD NRI tahun 1945.

Hadir dalam sitaruhami tersebut, Mayjen TNI Purn Deddy S Budiman, Brigjen TNI Purn Ismai, Brigjen TNI Purn Kun Priambodo, Kol Inf Purn Sugeng Waras, Letkol Cpm Purn Soekardi, Letkol Inf Seto Resmiantoro, Kol Inf Purn Didi Rohendi, dan Letkol Inf Purn Hardjalin. 

FKP2B adalah lembaga pemikir yang didirikan Purnawirawan TNI dan Polri Jawa Barat bersama para pakar ilmu pengetahuan dan teknologi. Lembaga ini bertujuan untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita NKRI yang merdeka bersatu berdaulat adil dan makmur.
Selain itu, menyelamatkan kedaulatan, keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI tahun 1945. Serta berpartisipasi aktif menyukseskan pembangunan nasional. Juga mengembalikan Pancasila dan UUD NRI yang ditetapkan tgl 18 Agustus 1945.