Maklumat Merah Putih

Ekonomi Ambruk, Beban Hidup Rakyat Makin Berat PHK Terjadi Dimana-mana

Safari
Ekonomi Ambruk, Beban Hidup Rakyat Makin Berat PHK Terjadi Dimana-mana
Presiden Joko Widodo

Jakarta, HanTer - Ormas dan Komunitas yang tergabung dalam Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) dan berbagai elemen rakyat Indonesia lainnya membuat Maklumat Merah Putih guna menyikapi perkembangan situasi dan kondisi di Indonesia yang terjadi akhir-akhir ini.

Berikut alasan dikeluarkannya maklumat Merah Putih yang disampaikan di Jakarta, Kamis (13/8/2020). Maklumat ini ditandatangani oleh Para pimpinan Ormas/Komunitas.

Pertama, pemerintah dianggap terbukti gagal dalam mengemban amanat konstitusi. Ekonomi hancur lebur. Beban hidup rakyat kian berat, terjepit oleh naiknya berbagai harga yang tak terkendali. PHK terjadi di mana-mana. Lapangan kerja sangat terbatas, nyaris tidak ada. Ironisnya, pada 
saat yang sama, pemerintah membuka pintu lebar-lebar dan menggelar karpet merah bagi masuknya TKA asal Cina secara massif dan bergelombang.

Kedua, gagalnya rezim saat ini di bidang ekonomi adalah KKN yang merajalela, utang ribuan triliun rupiah berbunga sangat tinggi, impor ugal-ugalan, dan BUMN menjadi bancakan. Di bidang politik dan hukum, terjadi kriminalisasi terhadap rakyat yang kritis dan berseberangan dengan kekuasaan, penegakan hukum tebang pilih, serta pembiaran atas maraknya penghinaan terhadap agama dan tokoh agama. 

Keetiga, nguasa juga melakukan pembiaran,bangkitnya PKI/komunisme. Tidak dicabutnya RUU HIP dari Prolegnas adalah bukti terjadinya pembiaran tersebut. Pemerintah justru mengajukan RUU BPIP yang sama sekali tidak rakyat butuhkan.

Mengawal MUI

Dalam maklumat yang disampaikan ke media itu menyebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan MUI 34 Provinsi sudah membuat maklumat terkait kondisi ini. Bahkan dalam seruan berikutnya MUI mengeluarkan peringatan keras dan tegas terhadap penguasa, akan mengerahkan masirah kubro sekaligus menunjuk Panglimanya. 

Sehubungan dengan itu, Ormas dan Komunitas yang tergabung dalam Aliansi Selamatkan Merah Putih (ASMaPi) menyatakan: Pertama. Bersama-sama Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI), Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan berbagai elemen rakyat Indonesia lainnya, mendukung dan siap mengawal Maklumat MUI yang menolak RUU HIP dan RUU lainnya yang berbau komunis. 

Kedua, meminta dengan segala hormat, agar MUI segera menyerukan pelaksanaan masiroh kubro sekaligus menunjuk panglima untuk memimpin. 

Ketiga, mengajak seluruh elemen rakyat Indonesia untuk bangkit bersama-sama melakukan perlawanan terhadap kezaliman dan ketidakadilan, demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

#Ekonomi   #presiden   #jokowi   #corona   #phk