Pilpres 2024 Diprediksi Diikuti Tiga Paslon

Sammy
Pilpres 2024 Diprediksi Diikuti Tiga Paslon

Jakarta, HanTer - Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, berbagai spekulasi kerap dikemukakan berbagai kalangan. Salah satunya, prihal prediksi adanya tiga poros kekuatan politik yang melahirkan tiga pasangan calon (Paslon).

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengaku tak menutup kemungkinan akan ada desain PDIP dan Gerindra dalam Pilpres 2024. Ia melihat, bisa saja desain itu Prabowo Subianto-Puan Maharani atau kader PDIP lainnya, mengingat hubungan kedua partai itu semakin tampak mesra.

"Nanti AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) bisa masuk lewat koalisi poros baru di luar PDIP dan Gerindra. Misalnya Pilpres 2024 minimal 3 pasang capres/cawapres," ujar Pangi, Senin (10/8/2020).

Pangi memprediksi Pilpres 2024 tidak lagi diikuti dua poros head to head seperti yang terjadi pada Pilpres 2014 dan 2019. Misalnya, jika diikuti tiga pasangan calon, simulasinya, Prabowo-Puan, Anies-AHY dan Airlangga Hartato-Ridwan Kamil.

Disisi lain menurut Pangi, kans Anies-AHY tak bisa juga dianggap remeh. Sebab bisa menjadi lawan tanding yang sebanding dengan Prabowo-Puan. Terlebih, muncul nama Ganjar Pranowo yang disebut-sebut elektabilitasnya terus mengalami peningakatan dibanding Prabowo dan Anies.

"Bukan berarti nanti Prabowo enggak dapat lawan tanding, justru nanti ini berbahaya. Elektabilitas Prabowo sudah klimaks, kata banyak orang tinggal menunggu turunnya aja, kalau sekarang elektabilitasnya masih nomor 1 karena belum ada deklarasi capres. Sementara Prabowo sudah tiga kali berlaga dalam pilpres, elektabilitasnya sudah deedlock, jenuh diangka itu saja. Kecuali wakilnya nanti mampu mendongkrak memberikan insentif elektoral tambahan," jelasnya.

Di sisi lain, Pangi menyebut, Pilpres 2024 ini bandungnya masih jauh dan masih sangat dinamis sehingga apapun kemungkinan masih terjadi. Bahkan bukan tidak mungkin nanti ada capres yang tak terbaca, tak terhitung secara matematika politik, namun leading menjadi calon dan terpilih. 

"Mana ada orang dulu menduga bahwa KH Ma’ruf Amin bakal menjadi wapres dan cawapres Jokowi. Ini realitas politik yang di ujung. Biasanya peristiwa penting dalam politik bermain di zonasi injure time, ada kejutan dan cuaca politik bisa berubah secara ekstream termasuk peta politik itu sendiri," pungkas dia.

Tiga Poros 

Sementara itu, timbul adanya prediksi Pilpres 2024 diperkirakan bakal diramaikan oleh tiga poros kekuatan politik Indonesia.

"Pada 2024 nanti, akan ada tiga poros, paling banyak tiga poros kalau saya melihat dalam konstelasi politik hari ini," ucap Direktur Indopoling Wempi di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Poros yang pertama kata Wempi adalah koalisi Partai Gerindra dan PDIP dengan beberapa tokoh yang berpeluang diusung pada Pilpres 2024 nanti. Yakni Prabowo Subianto, Puan Maharani, Ganjar Pranowo dan Tri Rismaharini.

Selanjutnya pada poros kedua ialah koalisi Partai Nasdem, PKS dan PAN dengan tokoh yang diprediksi diantaranya Anies Baswedan, Susi Pudjiastuti dan Ridwan Kamil.

Kemudian untuk poros ketiga diprediksi akan diisi oleh koalisi Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKB dengan tokoh yang diprediksi diantaranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartanto dan Erick Thohir.