Jerry: Kritik Cakra Buana Wajar, Jokowi Mulai Kewalahan

Safari
Jerry: Kritik Cakra Buana Wajar, Jokowi Mulai Kewalahan
Istimewa

Jakarta, HanTer - Direktur Eksekutif Political and Public Policy Stuidies (P3S) DR Jerry Massie PhD mengatakan, adanya kritik dari Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah hal wajar dan positif. Kritik dari organisasi pendukung Jokowi-Ma’ruf juga menunjukkan bahwa di antara mereka sudah mulai tidak sejalan lagi.

"Ini soal nasib rakyat dan bangsa. Kalau sayap PDIP mengkritik berarti ada alasannya. Saya yakin ini murni tanpa kepentingan. Ini bisa dikatakan sebagai  sikap peduli terhadap bangsa," ujar Jerry Massie kepada Harian Terbit, Senin (3/8/2020).

Jerry menuturkan, dengan adanya kritik tersebut maka Presiden Jokowi perlu mereview lagi pemerintahannya, apa yang kurang. Apalagi desakan publik untuk reshuffle kabinet juga tak digubris. Oleh karena itu jika sayap PDIP saja mulai ragu terhadap yang didukungnya lalu bagaimana dengan yang lain yang memang dari awal berseberangan dengan pemerintah.

“Tapi saya kira wajar jika mereka (Satgas Cakra Buana PDIP) angkat suara melihat kondisi bangsa. Karena saat ini Jokowi mulai kerepotan dan kewalahan," jelasnya.

Jerry menilai, diperiode kedua ini Jokowi sudah tidak mempunyai adviser atau penasehat yang memahami persoalan bangsa, bijaksana dan tahu menghadapi krisis. Apalagi para menterinya tidak bisa lagi diandalkan. 

Tidak Ditepati

Sementara itu, Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (Baranusa), Adi Kurniawan juga menilai sangat wajar jika Cakra Buana PDIP kecewa kepada Jokowi. Oleh karena itu Baranusa yang juga menjadi relawannya kecewa karena banyak janji kampanye Jokowi yang tidak ditepati. Ditambah lagi saat ini banyak rangkap jabatan dan masuknya perwira aktif di jajaran BUMN yang seperti disengaja tanpa memperhatikan perasaan relawan.

"Terkait hal ekonomi itu lebih khusus saya sepakat karena ada beban moral ada tanggungjawabnya moral kepada masyarakat apabila kondisi saat ini sulit," paparnya.

Adi menuturkan, saat ini terlihat sekali pemerintahan Jokowi bagi-bagi jatah kursi di tengah situasi ekonomi yang sulit. "Jadi yang dilakukan pemerintah seperti berpesta di atas penderitaan rakyat," tegasnya.

Diketahui di sela pertemuan dengan ekonom senior Rizal Ramli di kediaman Rizal di Jakarta, Senin (3/8/2020), Kepala Satgas Cakra Buana PDIP DKI Jakarta, Kadiman Sutedy mengatakan, meski secara organisasi belum menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin, tetapi tak bisa dipungkiri bahwa banyak anggota Satgas Cakra Buana PDIP yang resah dengan kondisi bangsa saat ini. Bahkan, tidak sedikit anggota Satgas yang kecewa karena banyak kebijakan Presiden Jokowi yang tak sesuai komitmen.

"Saat kampanye kan Pak Jokowi berkomitmen akan sejahterakan rakyat, tapi sekarang mana komitmennya? Malah iuran BPJS dinaikan, lapangan pekerjaan gak ada, harga kebutuhan pokok semakin mahal, TDL naik," ucapnya.