Survei Pilpres Indikator, Sandiaga Salip Elektabilitas Ridwan Kamil 

Sammy
Survei Pilpres Indikator, Sandiaga Salip Elektabilitas Ridwan Kamil 

Jakarta, HanTer - Elektabilitas Sandiaga Uno berada di posisi lima pada survei Pilpres yang dilakukan Indikator Politik Indonesia. Posisi tersebut otomatis menghantarkan Sandiaga menyalip posisi Ridwan Kamil yang berada di posisi empat.

Melihat dinamika yang terjadi, Peneliti dari Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC) Bandung Iman Soleh, mengatakan, terkait meroketnya Sandiaga Uno, saat ini masyarakat memiliki dua pegangan dalam melihat sosok tokoh atau pemimpin di tengah pandemi ini.

Pertama, tentang manajerial penanganan wabah dan yang kedua adalah isu yang diangkat yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak atau sosial. "Ada hal penting yang disampaikan Sandiaga terkait COVID, itu membuat beliau bisa masuk keempat besar," tutur Iman di Jakarta, Rabu (23/7/2020).

Disisi lain, melonjaknya kasus COVID-19 di Jawa Barat karena ditemukannya klaster baru di instansi pendidikan militer, sedikitnya berpengaruh pada hasil survei terhadap Ridwan Kamil. "Betul klaster Secapa cukup merepotkan, walau bisa diatasi Ridwan Kamil dengan komunikasi yang baik dengan pihak TNI," kata Iman.

Ganjar-Prabowo

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk Pilpres 2024 mengalami peningkatan di masa pandemi COVID-19. Namun hasilnya berbeda, elektabilitas Ganjar kian moncer ke posisi pertama menyalip Prabowo Subianto.

Pada survei yang dilakukan pada 13-16 Juli 2020, Ganjar mengantongi elektabilitas sebesar 16,2%. Angka tersebut meningkat 4,4 persen dari survei Indikator Politik sebelumnya yang dilakukan pada 16-18 Mei. Popularitas Ganjar meningkat cukup signifikan di atas Prabowo yang bertengger di posisi tiga dengan 13,5%. Sementara di posisi kedua masih dihuni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan raihan 15%.

Sedangkan Ridwan Kamil, naik dari 7,7% menjadi 8,6%. Kendati demikian, posisinya di peringkat empat pada Mei lalu, turun ke peringkat lima pada Juli disusul Sandiaga Uno dengan 9,2%. Elektabilitas Sandiaga meningkat cukup pesat dari 6% pada Mei 2020.

Untuk diketahui, survei Indikator Politik tersebut digelar pada 13-16 Juli 2020. Sampel survei ini sebanyak 1.200 responden yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020.

Jumlah sampel yang dipilih secara acak untuk ditelpon sebanyak 5.872 data, dan yang berhasil diwawancarai dalam durasi survei, yaitu sebanyak 1.200 responden.

Toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Survei soal capres pilihan dilakukan dengan menyodorkan 15 nama kepada responden. Pertanyaan survei adalah: "Jika pemilihan presiden diadakan sekarang, siapa yang Ibu Bapak pilih sebagai presiden di antara nama-nama berikut ini?"

Anies Berpeluang

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai berbagai peluang tokoh-tokoh di luar ibukota untuk 2024. Salah satunya, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil maupun Gubernur Khofifah Indar Parawansa

"Anies Baswedan juga berpeluang besar. Covid-19 adalah representasi capres. Dua tokoh milenial yakni Erick Thohir dan Sandiaga Uno. Alasan mendasar, kecepatan, kesiagaan sampai ketepatan mengambil policy and decision (kebijakan dan keputusan) menjadi kartu AS. Erick tokoh milenial potensial yang credible," katanya di Jakarta, Rabu (23/7/2020).

Ia mengingatkan, pemilih milenial cukup dominan yakni 80 juta atau 40 persen daru 185 juta pada pilpres lalu. Menurutnya, dengan mulai surut bahkan turun elektabilitasnya Prabowo bahkan PDIP, ini menjadi sinyalemen positif bagi figur lain.

"Kemapanan, ketegasan dan visioner menjadi poin penting penilaian publik pada Pilpres 2024 mendatang," ungkapnya.