Kejaksaan Diharapkan Makin Profesional Tegakkan Hukum

Zamzam
Kejaksaan Diharapkan Makin Profesional Tegakkan Hukum
Jaksa Agung Burhanuddin pada peringatan HBA ke -60 di Kejaksaan Agung

Jakarta, HanTer - Kejaksaan RI diharapkan semakin profesional dalam melaksanakan penegakan hukum sehingga terwujud keadilan yang hakiki bagi masyarakat pencari keadilan.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menginginkan Kejaksaan RI semakin profesional dan adil dalam mengawal proses hukum di Indonesia, khususnya pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke-60, yang peringati secara virtual di seluruh Kejaksaan se-Indonesia, Rabu (22/7/2020).

"Semoga Kejaksaan RI makin profesional dan adil untuk mengawal hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Wapres Ma'ruf dalam video yang diunggah di akun Youtube resmi milik Wakil Presiden Republik Indonesia.

Dalam momen peringatan hari jadi Kejaksaan RI tersebut, Ma'ruf meminta seluruh jajaran kejaksaan makin meningkatkan keadilan, kebenaran, dan kepastian dalam upaya penegakan hukum di Indonesia.

"Kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk mengukuhkan tekad dan semangat dalam mewujudkan keselarasan di antara nilai keadilan, kebenaran, dan kepastian melalui penegakan hukum tanpa kecuali," ujarnya.


Jaksa Agung Burhanuddin saat menjadi Inspektur Upacara pada HBA ke -60 di Kejaksaan Agung.

Ma'ruf Amin juga meminta semua jajaran kejaksaan untuk mengevaluasi seluruh kinerjanya dan menjadikan momen peringatan tersebut sebagai kesempatan untuk memperbaiki citra institusi penegak hukum.

"Momen peringatan ini hendaknya juga digunakan untuk introspeksi dan evaluasi atas apa yang sudah dikerjakan oleh seluruh jajaran kejaksaan sehingga Kejaksaan RI dapat benar-benar memberikan manfaat bagi segenap lapisan masyarakat," katanya.

Ma'ruf juga menyampaikan ucapan selamat atas pembentukan Jaksa Agung Muda Pidana Militer yang diperuntukkan khusus menangani perkara militer.

"Saya ucapkan selamat atas pembentukan Jaksa Agung Muda Pidana Militer, teruslah menggelorakan semangat untuk bergerak dan berkarya bagi bangsa Indonesia," ujar Wapres.

Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa, yang dilakukan setiap 22 Juli, tahun ini mengambil tema "Terus Bergerak dan Berkarya".

Tetap Produktif dan Inovatif

Jaksa Agung Burhanuddin berharap peringatan kali ini dapat mendorong seluruh jajaran kejaksaan untuk tetap produktif dan inovatif dalam situasi apa pun, termasuk di tengah pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60, secara virtual dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan di Sasana Baharuddin Lopa, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2020).



Peringatan HBA diikuti oleh Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda (JAM), dan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI serta pejabat eselon II.

“Terlebih saat ini negara kita tengah menghadapi pandemi COVID-19 yang telah menimbulkan dampak di seluruh sektor kehidupan masyarakat. Pandemi yang telah berlangsung lebih dari 3 bulan ini tidak hanya berimbas pada kesehatan semata, namun juga memukul perekonomian Indonesia, bahkan perekonomian dunia,” ujarnya.

Bertolak dari situasi darurat tersebut, sambungnya, pelaksanaan peran dan tanggung jawab segenap jajaran Kejaksaan harus diiringi dengan tingginya respon dan kepekaan terhadap krisis (sense of crisis) yang tengah berlangsung.

“Sikap tersebut akan mendorong dan menggerakkan kita secara solid dan militan untuk peduli, proaktif, dan turut berkontribusi secara positif dalam upaya percepatan penanganan krisis. Untuk itu, dalam situasi ini jangan sampai kita mengendurkan semangat atau bahkan bermalas-malasan,” ujarnya.

Situasi krisis ini justru seharusnya memicu insan Adhyaksa untuk senantiasa tetap bergerak, merapatkan barisan, dan bekerja keras guna memastikan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara benar-benar terlayani. Wujudkan terus nilai keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum, sehingga kehadiran Kejaksaan dapat dirasakan manfaatnya di masa pandemi ini.

Untuk menggapai hal tersebut, Jaksa Agung menekankan 8 Perintah Harian yang harus dilaksanakan seluruh jajarannya diseluruh Indonesia.

Berikut 8 Perintah Harian itu:

1. Tanamkan Jiwa Tri Krama Adhyaksa sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan.

2. Rapatkan barisan untuk terus bergerak dan berkarya dalam mata jiwa korps adhyaksa yang solid dan militan.

3. Wujudkan penegakan hukum berkeadilan yang mampu memberikan kepastian hukum dan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

4. Tingkatkan pelayanan publik yang transparan, efektif, serta efisien guna memulihkan dan membangun kepercayaan publik.

5. Segera beradaptasi dengan kebiasaan baru melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

6. Sukseskan dan pastikan setiap kebijakan pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

7. Wujudkan netralitas, independenai, dan peran aktif dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 yang berkualitas.

8. Jaga citra dan kewibawaan aparatur kejaksaan melalui penguatan integritas dan profesionalitas.


Di akhir amanatnya, Jaksa Agung memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa memberikan perlindungan dan pertolongannya dalam memimpin korps Adhyaksa.

“Semoga Korps Adhyaksa semakin baik, kuat, dan Jaya. Semoga pula Allah Subhanahu Watta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan perlindungan dan pertolongan, agar kita terus bergerak dan berkarya dengan lebih sungguh-sungguh dalam memenuhi pengabdian terhadap masyarakat, bangsa, dan negara. Dirgahayu Kejaksaan Republik Indonesia,” ujarnya.