Menjadi Lembaga Kepercayaan Masyarakat, Gus Jazil Bersyukur

Danial
Menjadi Lembaga Kepercayaan Masyarakat, Gus Jazil Bersyukur
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid

Jakarta, HanTer - Lembaga Survei Indikator Politik, selama empat hari, 13 Juli 2020 hingga 16 Juli 2020, melakukan survei untuk mengukur kepuasan masyarakat, terhadap kinerja pemerintah dan lembaga negara dalam penanganan pandemi virus Covid-19.

Survei yang dilakukan menyasar 1.200 responden, dengan metode simple random sampling, margin of error kurang-lebih 2,9 persen, dan kepercayaan sebesar 95 persen.

Selanjutnya, dari hasil survei yang dilakukan melalui wawancara lewat telepon, di antara lembaga perwakilan rakyat, MPR mendapat kepercayaan publik sebesar 63,2 persen. Sedang DPD 58,5 persen dan DPR 57,6 persen.

Dari hasil survei yang dipaparkan Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi saat diskusi daring bertema 'Perubahan Opini Publik terhadap Covid-19: Dari Dimensi Kesehatan ke Dimensi Ekonomi', membuat Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid bersyukur, atas kepercayaan masyarakat kepada MPR dalam membantu pemerintah dan berbagai pihak, dalam peran aktif menanggulangi pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah, MPR mendapat opini yang baik meskipun MPR bekerja bukan untuk membangun opini,” ujar Jazilul dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Tugas penting MPR saat ini, menurut politisi PKB yang akrab disapa Gus Jazil adalah menjadi perekat kebangsaan, menjaga konstitusi, dan membumikan 4 Pilar MPR.

Meski sudah mendapat kepercayaan dari masyarakat yang tinggi, pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu tetap berharap dukungan masyarakat kepada MPR terus mengalir. Tujuannya?, agar kinerja MPR terus meningkat, serta dukungan dan kritikan dikatakan sebagai pemacu bagi pimpinan MPR untuk terus bekerja.

Dikatakan oleh Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu, masalah pandemi Covid-19, merupakan masalah seluruh ummat manusia. Untuk itu MPR membantu pemerintah dan semua pihak melawan Covid-19. 

Lebih lanjut, dipaparkannya, MPR telah meluncurkan berbagai program untuk memulihkan kondisi ekonomi yang terdampak pandemi. Disebutkan, lembaga ini sudah meluncurkan program MPR Peduli membantu para driver ojek online, taxi, bahkan bajaj.

“Kita juga sudah membagikan sembako bagi masyarakat kurang mampu dan yang terdampak Covid-19 di berbagai daerah, juga pembagian APD di sejumlah Rumah Sakit,” ungkapnya.

Dirinya ingin semakin banyak pengusaha, dermawan, dan ormas untuk bersinergi dengan MPR dalam mengatasi pandemi Covid-19.

 "Keimanan dan ketakwaan dalam bingkai semangat gotong royong, mampu mengatasi segala ancaman dan hambatan, termasuk wabah Covid-19, yang sedang melanda Indonesia,” ulasnya.