Anggaran Berpotensi Dikorupsi, Komnas RIM Dukung ProDem Gugat UU Corona

Oni
Anggaran Berpotensi Dikorupsi, Komnas RIM Dukung ProDem Gugat UU Corona
Ilham Yunda

Jakarta, HanTer - Komite Nasional Rakyat Indonesia Menggugat (Komnas RIM), menegaskan dukungannya langkah Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) yang menggugat UU 2/2020 tentang Corona.

Sekertaris Jenderal Komnas RIM Ilham Yunda, mengatakan, rakyat Indonesia harus menyadari bahwa saat ini Negara sedang terancam dengan adanya PERPPU 1/2020 yang kini telah disyahkan menjadi UU 2/2020 itu.

"Ini merupakan UU yang sangat berbahaya selain RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang ditunda pembahasannya oleh Pemerintah setelah mendapatkan protes yang luas dan besar dari berbagai elemen Rakyat diseluruh penjuru Tanah air," ujar Ilham, Minggu (29/6/2020).

Dia menjelaskan, UU 2/2020 ini mengandung sejumlah aturan yang memberi keleluasaan juga imunitas/kekebalan hukum bagi Pejabat Negara yang mengatur Dana Penanganan wabah virus corona. Pasalnya, potensi penyalahgunaan wewenang dan Praktik Korupsi atas dana yang sudah dianggarkan mencapai 900 Triliun lebih terbuka lebar.

"Korupsi yang bangkrutkan negara serta Pemerintah yang sewenang-wenang melanggar konstitusi ini sangat berbahaya," katanya.

Tidak hanya melanggar konstitusi, bahaya kehadiran UU Corona bisa menyebabkan Negara Merugi. Imbasnya Kehidupan Rakyat yang sedang tercekik akibat dampak Virus Corona semakin sengsara,tambahnya.