Pancasila Sudah Final Sebagai Dasar dan Ideologi Negara

Danial
Pancasila Sudah Final Sebagai Dasar dan Ideologi Negara
Wakil Ketua MPR RI, Syariefuddin Hasan

Jakarta, HanTer - Belakangan ini, publik dibuat gerah dengan rencana DPR RI yang membahas dan memasukkan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), dalam prolegnas tahun 2020.

Berbagai kalangan menolak dan meminta upaya tersebut, untuk dihentikan bukan hanya ditunda. Sebagian besar menganggap pancasila merupakan ideologi final dan tidak bisa diubah.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua MPR RI, Syariefuddin Hasan yang menyebut Pancasila bagi rakyat Indonesia, sudah final sebagai dasar dan ideologi negara, karena memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sebagai ideologi negara, Pancasila memiliki peran yang sangat dirasakan rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, antara lain sebagai pemersatu bangsa dan sebagai panduan rakyat Indonesia dalam berpikir, berperilaku, dan bertindak," ujar Syarief dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/6/2020).

Dijelaskannya, apabila didalami, isi Pancasila merupakan jati diri dan karakter bangsa Indonesia, seperti sila Ketuhanan Yang Maha Esa yang bermakna, setiap diri rakyat Indonesia adalah sosok yang beragama dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurut Syarief, walaupun agama dan kepercayaan berbeda namun saling menghormati dan bersatu dalam kebinekaan adalah hal mutlak dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena Pancasila sudah final dan diterima seluruh rakyat Indonesia, implementasinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara harus mendapatkan perhatian lebih.

Sudah saatnya fokus melakukan upaya-upaya dalam pengamalan Pancasila mulai dari diri masing-masing," katanya.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan bahwa MPR RI juga melakukan upaya-upaya pemahaman dan implementasi Pancasila, melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR di berbagai daerah di Indonesia.

Dia menyebutkan, berbagai upaya pemahaman dan implementasi Pancasila sangat penting, untuk membentengi bangsa Indonesia dari upaya-upaya pelemahan Pancasila dan usaha-usaha untuk mengganti Pancasila.

Untuk itu, Syarief mengajak seluruh rakyat Indonesia, untuk menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan panduan falsafah Pancasila yang sudah final.

"Pancasila sudah terbukti selama ini mampu menjaga bangsa ini dalam menghadapi berbagai tantangan berat, baik dari dalam maupun luar. Dengan Pancasila, insyaallah, seluruh rakyat Indonesia bisa membawa bangsa ini lebih bagus lagi ke depan," ulasnya.