Tajuk: Disiplin Warga Kunci Sukses Cegah Corona

***
Tajuk: Disiplin Warga Kunci Sukses Cegah Corona
Ilustrasi (ist)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan pasien baru positif COVID-19 pada 25 Juni 2020 pukul 12.00 WIB bertambah 1.178 orang dikarenakan masih adanya masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan pencegahan virus corona jenis baru itu.

Dari hasil pemeriksaan, kasus positif naik 1.178 sehingga totalnya secara kumulatif jadi 50.187 orang. Makin tingginya kasusu positif corona karena riwayat kontak dekat tidak menggunakan masker dan menjaga jarak terhadap pasien positif sebelumnya.

Menurut Yuri, dari penyelidikan epidemiologi di beberapa provinsi, sebagian besar kontak erat masih dijalankan tanpa perlindungan masker dan tidak menjaga jarak. Inilah fakta yang menyebabkan kasus posiitf jadi tinggi di beberapa tempat.

Apa yang disampaikan Yurianto bahwa meningkatnya pasien positif corona karena masyarakat tidak disiplin, membuat kita miris. Padahal, kunci utama menghilangkan virus itu dengan mencegah penyebarannya dan disiplin serta ketaatan masyarakat mengikuti protokol kesehatan.

Diakui, meski pandemi virus corona masih menjadi hal yang menakutkan, tidak sedikit pula masyarakat yang menganggap enteng virus ini.

Pakar kesehatan masyarakat, Prof. Hasbullah Thabrany, menyebutkan salah satu permasalahan penanganan virus Corona di Indonesia adalah masyarakatnya yang kurang disiplin.

Hasbullah membandingkan dengan grafik penularan virus Corona di Indonesia dengan grafik di Taiwan, China, Korea dan Jepang yang terus menurun. Sedangkan di Indonesia, penegakan protokol kesehatan dinilai masih lemah, masyarakat Indonesia juga dikatakan tidak memiliki kedisiplinan yang tinggi.

Hasbullah mengatakan, yang menjadi masalah di Indonesia adalah perilaku masyarakat yang dinilai kurang memiliki kedisiplinan. 

Berbeda dengan negara Korea, China dan Jepang yang masyarakatnya memiliki disiplin tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan.
Sehingga angka penularan di ketiga negara tersebut terus menurun seiring waktu.

Namun sejumlah kalangan juga mempertanyakan meningkatnya pandemi ini karena masyarakat tidak disiplin atau pemerintah tidak tegas? Yang jelas sejumlah pakar berpendapat, penegakan protokol kesehatan yang dilakukan pemerintah masih lemah, begitupun dengan masyarakat yang masih abai dengan aturan kesehatan.

Kita mengingatkan masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya jumlah pasien positif terus bertambah. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo juga mengingatkan bahwa ancaman penyebaran covid-19 di Tanah Air belum selesai. 

Itulah sebabnya, seluruh masyarakat harus waspada, tetap hati-hati, dan patuh terhadap protokol kesehatan agar terhindar dari penularan covid-19. Selalu pakai masker, hindari berkumpul atau beramai-ramai di tempat umum, lokasi perekonomian seperti pasar.

Kita sudah tidak sabar ingin kembali ke kehidupan normal seperti sebelum adanya virus corona (COVID-19). Untuk itu semua kunci utamanya adalah disiplin, terus jaga jarak, mencuci tangan, jaga jarak, dan ketentuan protokol kesehatan lainnya.

Aparat pemerintah harus tegas supaya masyarakat bisa segera betul-betul berdisiplin menerapkan pola pencegahan penyebaran COVID-19 sehingga kurva virus tersebut bisa segera menurun.

Kita bisa mengendalikan secara maksimal sehingga bisa menuntaskan permasalahan ini dan hidup lebih lebih baik lagi dengan kondisi yang mengarah ke lebih normal.

Tentu saja  diperlukan sikap gotong royong dan seluruh masyarakat harus bersatu untuk bersama-sama mengendalikan dan menangani COVID-19. Persoalannya  COVID-19 hanya dapat dicegah dengan disiplin yang kuat dan dengan semangat gotong royong yang tidak terputus.

Itulah sebabnya, dengan bergotong-royong melawan COVID-19 dan terintegrasi secara baik mulai dari pusat sampai ke desa, RT, RW sampai dengan keluarga maka kita bisa menghadapi ini dengan baik.

Kita meminta agar semua elemen masyarakat harus aktif menjalankan perannya masing-masing, mengingat pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Dengan demikian penyebaran virus Corona dapat diminimalisasi.

Kita juga meyakini penyakit ini bisa kita ‘diusir’ dari negeri ini. Selain peran serta semua elemen masyarakat, pemerintah juga terus berupaya untuk mencegah penyebarannya.

#Corona   #covid-19   #psbb   #jakarta