Waduh! Terkait Dugaan Korupsi KONI, Jaksa Periksa 44 Atlit

Danial
Waduh! Terkait Dugaan Korupsi KONI, Jaksa Periksa 44 Atlit
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono

Jakarta, HanTer - Tim jaksa penyidik pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung), kembali melakukan pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi, penyalahgunaan bantuan dana pemerintah, kepada KONI Pusat pada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemen‎pora RI) tahun anggaran (TA 2017). Kali ini, giliran pada atlit yang digarap oleh penyidik.

Selanjutnya, dalam dua hari pemeriksaan, Selasa 9 Juni 2020 hingga Rabu 10 Juni 2020, terdapat ada 44 atlet, dari berbagai cabang olahraga yang mengantri untuk dimintai keterangannya. 

Bila dihari pertama yang terperiksa sebanyak 31 orang atlet, maka sisanya sebanyak 13 orang, diperiksa dihari selanjutnya.

Dengan banyaknya jumlah saksi yang diperiksa tersebut, dalam pelaksanaannya pun diatur menjadi tiga tahap. 

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono, bahwa tim jaksa terpaksa melakukan pemeriksaan dalam tiga tahap di Gedung Bundar. Pertama pukul 08.00 WIB, pukul 12.00 WIB dan pukul 14.00 WIB.

"Pemeriksaan tersebut masih dalam rangka menindaklanjuti surat dari BPK RI, tanggal 08 Mei 2020," paparnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Hari, pemeriksaan yang tetap memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19 ini, untuk mengklarifikasi tentang penerimaan uang honor kegiatan pengawasan dan pendampingan, honor rapat dan uang pengganti transport kegaiatan pengawasn dan pendampingan program KONI Pusat Tahun 2017.

Hingga kini, tim jaksa penyidik belum juga bisa menetapkan para tersangkanya. Direncanakan jumlah saksi yang diperiksa nantinya akan mencapai 715 orang. Penyidik sendiri telah melakukan penyitaan atas 253 dokumen dan surat.