Yakin Harun Masiku Meninggal, MAKI Serahkan iPhone 11 kepada Informan Nuhadi

Safari
Yakin Harun Masiku Meninggal, MAKI Serahkan iPhone 11 kepada Informan Nuhadi
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman menyerahkan hadiah iPhone 11 kepada informan terkait telah tertangkapnya mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jakarta, HanTer - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) telah menyerahkan hadiah iPhone 11 kepada informan terkait telah tertangkapnya mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengetahuan hadiah berlangsung di kantor MAKI, Sabtu (6/6/2020).

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengatakan, informan terkait Nurhadi terdiri 4 kelompok. Masing-masing kelompok membawa informasi yang berbeda. Pertama, kelompok I informasi keberadaan Villa milik Nurhadi di Gadog, kawasan Puncak Bogor, dugaan rumah Nurhadi di Jl. Bangka Jaksel, dan Jl. Tebet Barat.

Kedua, Kelompok II informasi keberadaan apartemen Districk 8 SCBD termasuk 3 kwitansi pembelian tunai oleh Tin Zuraida (istri Nurhadi). Ketiga, Kelompok III terkait informasi dokumen rekening milik Rezky Herbiyono ( menantu Nurhadi ) dan tempat penukaran mata uang dolar.

Keempat, Kelompok IV informasi terkait teman-teman Tin Zuraida dan Rezky Herbiyono yang mana informasi ini cukup membantu KPK melacak pergerakan dan keberadaan Tin Zuraida sehingga KPK mampu menemukan Nurhadi dalam sebuah rumah di Simprug. 

"Informasi Kelompok IV ini adalah dari keluarga sopir dan mantan sopir keluarga Nurhadi yang nampaknya tidak senang dengan kehidupan sopir atau mantan sopir keluarga Nurhadi. Untuk kelompok lain adalah terdiri bekas pembantu dan suplaiyer keluarga Nurhadi," jelasnya. 

Sebagaimana pengumuman sayembara pada tanggal 16 Pebruari 2020 berupa Hadiah iPhone 11 terkait Nurhadi adalah satu buah, sedangkan satu lagi untuk Harun Masiku. Namun dikarenakan untuk informasi keberadaan Nurhadi terdapat IV Kelompok maka 2 HP iPhone 11 diberikan kepada 4 kelompok dengan cara 1 HP untuk dibagi 2 kelompok. 

"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada kelompok untuk teknis pembagiannya," ujar Boyamin.

Boyamin menuturkan, pihaknya berkeyakinan Harun Masiku telah meninggal dunia sehingga hadiah HP iPhone 11 diberikan kepada kelompok informan Nurhadi. Jika satu HP tetap disediakan untuk Harun Masiku maka kuatir HP tersebut lama-lama akan rusak dan tidak ada harganya. Namun jika Harun Masiku suatu saat mampu ditangkap KPK maka tetap akan dibelikan HP baru yang senilai Rp. 16 juta.

"Namun demikian Kami tetap berharap Harun Masiku mampu ditangkap KPK dan jika tidak ada informan signifikan maka hadiah HP iPhone 11 akan diberikan kepada Tim Satgas Penyidik KPK yang mampu menangkap Harun Masiku," pungkasnya.