Jack Lapian Laporkan Dugaan Penipuan Mantan Klien

Safari
Jack Lapian Laporkan Dugaan Penipuan Mantan Klien
TSE dilaporkan ke polisi karena dugaan penipuan. Laporan kepada TSE bernomorLP/3075/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ terkait penipuan dalam pasal 378 KUHP.

Jakarta, HanTer - Jack Lapian melaporkan TSE ke Polda Metro Jaya pada 1 Juni 2020 kemarin. TSE merupakan mantan klien Jack Lapian. TSE dilaporkan ke polisi karena dugaan penipuan. Laporan kepada TSE bernomor LP/3075/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ terkait penipuan dalam pasal 378 KUHP.

TSE dilaporkan dugaan melakukan bujuk rayu yang sangat meyakinkan dengan rangkaian kebohongan terkait yang dijanjikannya kepada Jack Boyd Lapian yang menjadi kuasa TSE dalam LP/456/I/2019/PMJ.Direkrimum yang sudah final mengikat pidananya di PN Jakarta Selatan, dan LP/2959/V/2019/PMJ.Dit.Reskrimsus.

Kasus ini bermula saat Jack Boyd Lapian menjadi kuasa hukum TSE bersama Tim Kuasa Hukum Denny Supari SH yang bernaung di dalam Kantor Pengacara Ombun Suryono Sidauruk SH dalam kasus laporan polisi oleh TSE baik yang ditangani Subdit Jatanras Dit. Reskrimum sebagai kuasa mulai tanggal 1 Februari 2019. Saat ini perkara tersebut sudah ingkrah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Surat Kuasa ke TSE dari Kantor Pengacara Ombun Suryono Sidauruk SH kepada TSE tertanggal 31 Mei 2020 telah dicabut surat kuasanya akibat bujuk rayu yang meyakinkan, yakni dugaan  iming-iming serta rangkaian kebohongannya khususnya soal profesional fee kepada Jack Boyd Lapian selaku kuasa yang dijanjikan akan dilakukan secara bertahap.

"Tapi faktanya semua fiktif sampai detik ini, sejak saya menjadi kuasa baik di Subdit Jatanras Dit. Reskrimum Polda Metro Jaya yang sudah ingkrah di pengadilan atas terlapor Saudara SU (almarhum) dan laporan polisi yang ditangani oleh Subdit Fismondev Dit.Reskrimsus Polda Metro Jaya," kata Jack Boyd Lapian dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2020).

Jack merasa diperalat dan dimamfaatkan oleh TSE. Karena TSE akan "damai" jika terlapor AD membeli Ruko senilai Rp.55 Miliar. Sedangkan NJOP Ruko hanya Rp.14 Miliar. Jika melihat di e-commerce online harga ruko di Jl. Panglima Polim Raya Jaksel tersebut jauh dibawah angka Rp.55 Miliar yang diinginkan TSE. 

"Saya pribadi melihat TSE mau "damai" tapi orientasinya ke dugaan pemerasan terhadap terlapor Saudara AD," jelasnya.

"Kami percaya pihak PoIri Profesional, Modern, Terpercaya dan bisa mengembangkan kasus dugaan penipuan yang baru dilaporkan saya pada tanggal 1 Juni 2020 ke terlapor TSE," tambahnya.

Terkait laporan TSE kepada AD, lanjut Jack,  saat ini juga telah inkrah di PN Jakarta Selatan. Dari hasil kajian bersama pakar hukum pidana, laporan TSE kepada AD juga masuk ke ranah perdata bukan ke ranah pidana. Karena AD adalah pembeli ruko beritikad baik dengan SU

Dalam perkara itu KE dkk membalik nama sertifikat Ruko di Jl. Panglima Polim Raya Jakarta Selatan yang dipalsukan dan telah membalik nama ke SU (alm) ayah kandung dari KE bersama TI yang juga selaku paman kandung dari KE bersama oknum-oknum lainnya.

"Dari fakta hukum sesuai putusan vonis majelis hakim pengadilan Jakarta Selatan telah terbukti Saudara KE, TI dkk yang "mengolah" semua pemalsuan sertifikat Ruko ini dan kasus pidananya sudah ingkrah," papar Jack.

Jack menyebut, KE dkk terbukti bersalah dan oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan dipidana penjara selama tiga Tahun. Khusus TI dipidana 3,6 Tahun penjara sejak vonis putusan pengadilan awal Tahun 2020 yang telah berkekuatan hukum/ingkrah.

Hingga berita ini diturunkan masih menunggu konfirmasi dari TSE.