Ramai-Ramai Mendukung New Normal

Sammy
Ramai-Ramai Mendukung New Normal

Jakarta, HanTer - Wacana Pemerintah menerapkan kebijakan fase kehidupan normal baru atau New Normal dalam menghadapi pandemi Covid-19, didukung berbagai kalangan. Mulai dari kalangan menengah kebawah, hingga kalangan menengah keatas.

Tia (25) salah satu warga Radio Dalam, Jakarta Selatan, mengakui bahwasanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berdampak pada perekonomian masyarakat. Terutama kalangan menengah kebawah.

"Susah juga kalau kondisinya begini. Ga bisa kemana-mana, dirumah doang. Masalahnya, kita punya tanggungan anak, kebutuhan rumah tangga, cicilan, dan lain-lain," ungkapnya saat ditemui di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2020).

Wanita yang sehari-harinya bekerja di salah satu perusahaan swasta di kawasan Benhil, Jakarta Barat ini mengungkapkan, sejak kegiatan berkantor diliburkan dampak secara ekonomi sangatlah terasa didalam kehidupan keluarganya.

"Suami saya gajinya dipotong, begitupun saya pribadi juga tak mendapat gaji utuh karena adanya kebijakan kantor terkait pemotongan gaji. Sementara kita ga bisa kemana-kemana hanya dirumah saja," keluhnya.

Diketahui bahwa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mewacanakan kebijakan New Normal ini sudah sejak beberapa waktu lalu. Adapun daerah-daerah yang menerapkan hal ini adalah wilayah yang kondisi reproduksi virus coronanya sudah mulai menurun. Jadi New Normal tidak dilaksanakan serempak di seluruh wilayah Indonesia.

Di DKI Jakarta sendiri penerapan New Normal masih abu-abu, sebab hingga saat ini Gubernur Anies Baswedan masih menerapkan aturan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Fase III. 

Sepakat Mendukung

Ketua DPD Gerindra Jakarta M Taufik sepakat dengan Pemerintah yang telah mewacanakan New Normal dalam menghadapi pandemi Covid-19. Untuk itu dirinya meminta supaya masyarakat tidak perlu takut berlebihan terhadap virus Covid-19 yang sedang merajalela saat ini.

"Bukan juga kita terlampau ketakutan yang mencekam. Ya sudah buat aja New Normal. New Normal itu kan berarti bukan bebas segala-galanya. Masih dalam pembatasan, misalnya social distancingnya jalan, pakai maskernya jalan," kata Taufik di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Mendukung Penuh

Adapun PDI Perjuangan mendukung sepenuhnya atas kebijakan Presiden Jokowi terkait fase kehidupan normal baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19.

"Sebagai partai pengusung utama Pak Jokowi dan Kiai Maruf, tentu saja sikap politik kami mendukung langkah-langkah strategis pemerintah untuk mempersiapkan seluruh kehidupan bangsa dan masyarakat sebagai the new normal," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam teleconference di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

PDIP, kata dia, new normal berarti masyarakat akan menjalani kehidupan sehari-hari dengan norma baru, merujuk pada protokol kesehatan yang ada.

"Di the new normal, yang perlu kita lakukan adalah membangun kesadaran hidup disiplin dan meningkatkan sistem imunitas tubuh kita di dalam menghadapi situasi yang tidak mudah ini," ujar Hasto.