Fraksi PKS: Batalkan Kenaikan Iuran BPJS

Safari
Fraksi PKS: Batalkan Kenaikan Iuran BPJS

Jakarta, HanTer - Fraksi PKS DPR RI mengirimkan dua surat resmi kepada Pemerintah yaitu ditujukan bagi Menteri Kesehatan untuk membatalkan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan kepada Menteri ESDM agar Pemerintah dalam hal ini Pertamina menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam keterangan tertulisnya, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan kedua surat tersebut dikirimkan Fraksi pada Senin (18/5) untuk merespon dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

"Kami melaksanakan tugas DPR dan kewajiban Anggota DPR yang diperintahkan UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat," kata Jazuli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan surat kepada Menteri Kesehatan untuk membatalkan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang berdasarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 akan mengalami kenaikan per bulan Juli 2020 untuk Kelas I dan II serta pada tahun 2021 untuk Kelas III.

Jazuli mengatakan fraksinya memiliki argumentasi yang rasional dan objektif meminta Pemerintah untuk membatalkan rencana kenaikan iuran BPJS dan menurunkan harga BBM saat ini.

"Alasan mendasarnya adalah pandemi COVID-19 benar-benar menurunkan penghasilan dan daya beli masyarakat secara drastis. Ekonomi masyarakat benar-benar jatuh, pemenuhan kebutuhan pokok sulit, banyak masyarakat yang jatuh dalam pengangguran dan kemiskinan baru," ujarnya dilansir Antara.

Dalam kondisi tersebut, menurut dia sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah membantu warganya meringankan beban ekonomi melalui jaring pengaman sosial yang efektif dan tepat sasaran.

"Fraksi PKS menilai kebijakan kenaikan iuran BPJS keluar disaat yang tidak tepat mengingat seluruh masyarakat Indonesia sedang berjuang melawan pandemi COVID-19, kenaikan iuran BPJS jelas menambah berat beban masyarakat," katanya.

#BPJS   #Kesehatan   #iuran   #jokowi