Cawabup Yudha Komitmen Jadikan OKU Timur Central Penyedia Sapi di Sumsel

Danial
Cawabup Yudha Komitmen Jadikan OKU Timur Central Penyedia Sapi di Sumsel
Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Ogan Kemoring Uku Timr (OKU Timur) HM. Adi Nugraha Purna Yudha, dalam kesempatatan mengunjungi peternak sapi komunal di Desa Sukaraja, Kecamatan Buay Madang.

OKU Timur, HanTer - Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Ogan Kemoring Uku Timr (OKU Timur) HM. Adi Nugraha Purna Yudha, dalam kesempatatan mengunjungi peternak sapi komunal di Desa Sukaraja, Kecamatan Buay Madang, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Kabupaten OKU Timur sebagai central penyedia sapi di Provinsi Sumatera Selatan.

Selain itu, Cawabup dari H. Lanosi Hamzah (Enos) ini menjelaskan, bahwa Kabupaten OKU Timur mempunyai potensi dalam hal peternakan khususnya tenak sapi. Ia pun berharap, peternakan sapi dengan sistem komunal di OKU Timur harus lebih berkembang dari apa yang ada sekarang.

"OKU Timur harus menjadi sentral penyedia sapi atau daging potong dan bisa mensuplai kebutuhan daging secara nasional khusuanya di Provinsi Sumatera Selatan," kata pria yang akrab disapa Yudha, kepada awak media di Desa Sukaraja, Kecamatan Madang Buay, Senin (11/5/2020).

Lebih lanjut, anak kandung Bupati OKU Timur HM. Khalid Mawardi ini mengungkapkan, keinginannya untuk menjadikan OKU Timur sebagai central penyedia atau bahkan lumbung sapi nasional ini, sejalan dengan keinginan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang akan menjadikan kabupaten OKU Timur sebagai lumbung sapi untuk pasokan daerah bahkan nasional.

Oleh sebab itu, Yudha menegaskan, ke depan para peternak sapi melalui sistem komunal ini harus benar-benar diberdayakan dan dikembangkan untuk menghasilkan sapi yang berkualitas. Mulai dari bagaimama pengelolaan lokasi peternakan, pembibitan, pasokan pangan hingga penjualan hasil ternak.

Pihaknya bersama Cabup Enos pun berkomitmen akan melakukan pembinaan dan pendampingan secara langsung kepada para peternak melalui tenaga ahli, hal ini menurutnya, bertujuan untuk meningkatkan hasil ternak sapi dan daging potong.

"Dan yang paling penting adalah dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak dan para karyawan atau buruh di peternakan, kita juga harus mengedepankan sisi kesejahteraan para peternak dan buruh," tegasya.

Bagi para peternak sapi, Yudha menyarankan untuk bergabung dalam kelompok atau sistem komunal agar memudahkan dalam melakukan pendampingan, pembinaan bahkan sampai penjualan, agar para peternak tidak menjual sapi atau daging keluar.

Selain itu, ke depan pihaknya bersama Enos akan penggalakan fungsi BUMD yang juga akan mengakomodir sektor peternakan di OKU Timur.

"Fungsi BUMD di sektor perternakan sebagai upaya memfasilitasi para peternak sapi. Sehingga peternak tidak mengalami kesulitan, misalnya soal pakan dan menjual hasil ternak ketika harga jatuh bisa langsung ke BUMD," pungkasnya.