Kelompok 212 Tolak Bergabung dalam Partai Baru Amien Rais

An
Kelompok 212 Tolak Bergabung dalam Partai Baru Amien Rais
Amien Rais

Jakarta, HanTer - Partai baru yang tengah dibesut Amien Rais bakal kesulitan untuk mendapat dukungan massa. Soalnya, Persaudaraan Alumni (PA) memilih untuk berada di luar partai politik.

Ketua PA 212 Slamet Maarif menyatakan tak akan bergabung dengan partai anyar yang disebut-sebut akan dibentuk Amien Rais. Termasuk tak akan bergabung dengan partai mana pun.

"Saya pastikan, PA 212 adalah gerakan moral yang lahir dari perjuangan menuntut keadilan dan melawan kezaliman. Insyaallah akan tetap istikamah dalam gerakan," kata Slamet, Minggu (10/5/2020).

Slamet menambahkan, belum pernah diajak bicara oleh Amien atau loyalisnya terkait partai baru tersebut. PA 212 menghormati kebebasan politik siapa pun, termasuk Amien untuk mendirikan sebuah partai.

Meski begitu, PA 212 berharap Amien Rais dan Zulkifli Hasan berbaikan. "PA 212 sangat berharap kepada Ayahanda Profesor Amien Rais dan Kakanda Zulkifli Hasan untuk bisa duduk bersama kembali besarkan PAN," kata Slamet.

Slamet meminta PAN tak melupakan jasa Amien sebagai pendiri dan sosok yang sudah membesarkan partai. Ia mengusulkan agar Amien mendapat tempat layak di PAN. Sebaliknya, kata Slamet, pihak yang kalah untuk menghormati hasil Kongres V PAN yang lalu.

"Dahulukan kepentingan umat daripada ambisi pribadi dan kelompok. Jika PAN terpecah maka akan melemahkan perjuangan umat Islam juga," kata Slamet. PA 212, Slamet mengimbuhkan, berharap PAN bersatu kembali dan konsolidasi untuk 2024.

Politikus senior sekaligus pendiri Partai Amanat Nasional Amien Rais dikabarkan akan membentuk partai baru. Rencana ini buntut dari perseteruan Kongres V PAN Februari lalu yang kembali memenangkan Zulkifli Hasan sebagai ketua umum PAN.

Loyalis Amien, Asri Anas sebelumnya mengatakan ada kemungkinan Amien menggandeng para alumni 212. Namun Anas enggan merinci penjajakan yang sudah dilakukan Amien.