Tajuk: Relaksasi PSBB Menyelamatkan Ekonomi Rakyat

***
Tajuk: Relaksasi PSBB Menyelamatkan Ekonomi Rakyat
Istimewa

Pemerintah tengah memikirkan adanya relaksasi atau pelonggaran PSBB, sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat yang tidak dapat melakukan aktivitas dengan bebas saat pemberlakuan PSBB.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyampaikan relaksasi itu tidak berarti melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Relaksasi ini muncul dari semangat mencegah terjadinya perlambatan ekonomi masyarakat di tengah pemberlakuan PSBB, akibat pandemi COVID-19.

Lewat relaksasi diharapkan masyarakat bisa memutar kembali roda perekonomian, namun tetap dalam koridor protokol kesehatan.

Kita menyambut positif  adanya keinginan pemerintah untuk melakukan pelonggaran PSBB. Pasalnya, banyak sekali masyarakat mengeluhkan PSBB karena sulit keluar rumah, sulit berbelanja, sulit mencari nafkah dan sebagainya. Akibatnya pendapatan rakyat tergerus.

Meski demikian berbagai kalangan meminta agar pelonggaran PSBB dilakukan dengan cermat, tidak dilakukan terburu-buru. Pasalnya kalau tidak dilakukan dengan cermat dikhawatirkan penyebaran virus COVID-19 semakin marak.

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengemukakan, sebelum kecepatan penularan COVID-19 bisa dikendalikan dengan pembatasan sosial, relaksasi PSBB sebaiknya jangan dulu dilakukan.

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan meminta pemerintah tidak terburu-buru membuat kebijakan melonggarkan aturan PSBB sampai kita memiliki data yang komprehensif tentang dampak penyebaran COVID-19 secara nasional.

Menurut dia, kita wajib bersikap ekstra hati-hati karena risiko serangan gelombang kedua akan berakibat fatal bagi bangsa kita secara keseluruhan. Dia menilai sebelum ditemukan vaksin maka pembatasan fisik atau "physical distancing" harus tetap diterapkan.

Zulkifli mengemukakan, kita wajib bersikap ekstra hati-hati karena risiko serangan gelombang kedua akan berakibat fatal bagi bangsa kita secara keseluruhan. Karenanya relaksasi PSBB harus hati-hati karena ada daerah dari zona kuning menjadi merah.

Pendapat kita kebijakan pelonggaran PSBB sangat positif dan dipastikan akan disambut gembira oleh sebagian besar masyarakat. Pelonggaran bisa dilakukan di wilayah yang tidak terdampak atau sudah mengalami penurunan yang signifikan, ditujukan pada wilayah-wilayah yang masyarakatnya berpotensi dapat memutar kembali roda perekonomian.

Tentu saja pelonggaran itu tetap dalam koridor protokol kesehatan dan keputusan tersebut tetap menjadi keputusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dalam hal ini Menteri Kesehatan.

Sebelum mengambil keputusan untuk pelonggaran PSBB pemerintah perlu mendengarkan para stakeholder (pemangk kepentingan)  yang selama ini bekerja keras dan luar biasa didalam melakukan pencegahan pandemik COVID-19.

Mulai kepala gugus tugas di pusat, termasuk kepala daerah selaku kepala gugus tugas di provinsi, kabupaten/kota, aparat keamanan TNI-Polri, serta para penyelenggara jaring pengaman sosial yang masih bekerja saat ini.

Harapan kita agar semua pihak memahami bahwa sejak penerapan PSBB kondisi ekonomi rakyat semakin terpuruk. Selain itu, muncul pula isu-isu mengenai ketahanan pangan dan penanganan medis di tengah pandemi COVID-19. 

Berdasarkan kondisi ini tentu sudah saatnya pemerintah melonggarkan PSBB, meski tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Di sisi lain, kita meyakini bahwa masyarakat sudah sangat memahami dan bisa menjaga diri agar terhindar dari virus mematikan ini. Itulah sebabnya, pemerintah tidak perlu ragu-ragu untuk melonggarkan PSBB atau bila perlu mencabut kebijakan PSBB terutama di provinsi atau daerah yang jumlah kasus COVID-19 terus mengalami penurunan.

Meski demikian, kita sepakat bahwa perlunya melihat wacana relaksasi PSBB tersebut sebagai pengayaan sehingga harus dilakukan kajian dan pencermatan secara detail dan mendalam, serta tidak perlu terburu-buru memutuskan relaksasi atau pelonggaran PSBB. 

Jika kajian sudah dilakukan, dan demi kenyamanan serta menyelamatkan pendapatan rakyat yang terpuru, tak perlu ragu-ragu lagi untuk melakukan pelonggaran PSBB.

#Corona   #covid-19   #psbb