50 Kelurahan di Depok Masuk Zona Merah Penyebaran Wabah Corona

danial
 50 Kelurahan di Depok Masuk Zona Merah Penyebaran Wabah Corona

Jakarta, HanTer - Seluruh kecamatan dari total 11 kecamatan di Kota Depok telah menjadi zona merah Covid-19.

Hingga kini, penyebaran virus corona itu makin masif dan telah tersebar di 50 kelurahan, dari total 63 kelurahan se-Kota Depok, Jumat 24 April 2020.

Oleh karena itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta dengan tegas agar warga Depok menaati Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),  dengan cara berdiam diri di rumah dan tidak berkeliaran di jalanan jika tidak penting, apalagi bila tidak menggunakan masker.

Lebih jauh, kasus Covid-19 di Kota Depok, kata  Idris juga makin meningkat baik dari jumlah penderita yang meninggal, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Saat ini, berdasarkan data terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok pada Jumat 24 April 2020, perkembangan kasus ODP di Kota Depok hingga hari ini sebanyak 1.862 orang dan PDP 764 orang.

Sedangkan untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 45 orang. Kendati demikian, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR), yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC), Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI.

"Untuk kasus konfirmasi sebanyak 239 orang, sembuh 22 orang, dan meninggal dunia 18 orang. Sementara orang tanpa gejala (OTG) 818 orang," paparnya.

Selanjutnya, mengenai efektivitas Kampung Siaga Covid-19 pada masa PSBB ini, Pemkot Depok sudah menginstruksikan kepada camat dan lurah, untuk melakukan evaluasi dan pendampingan langsung kepada Kampung Siaga Covid-19.

"Kampung Siaga di perumahan relatif sudah berjalan dengan baik. Akan tetapi pada pemukiman non-perumahan masih perlu pendampingan," ungkapnya.

#DEpok   #Zona   #Merah   #Corona