MA-Kejagung Sepakat Sidang Online Sampai Corona Berakhir

zamzam
MA-Kejagung Sepakat Sidang Online Sampai Corona Berakhir

Jakarta, HanTer - Selama wabah Covid-19, sidang perkara pidana akan terus dilaksanakan secara online melalui aplikasi zoom.

Hal itu mejadi point terpenting dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Mahkamah Agung (MA)-Kejaksaan Agung dan Kementerian Hukum dan HAM yang dilakukan dengan video conference, Senin (13/4/2020).

Dalam Vicon itu Pihak Mahkamah Agung diwakili Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Prim Haryadi. Kejaksaan Agung diwakili Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Sunarta, dan dari Kemenkumham diwakili Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nugroho.

Penandatanganan PKS secara online juga disaksikan para Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri dan Kepala Rutan/Lapas di seluruh Indonesia. Mereka tetap berada di kantornya masing-masing.

Selain memuat jangka waktu, Perjanjian Kerja Sama itu memuat sepuluh kesepakatan. Antara lain bahwa sarana dan prasarana (peralatan) vicon disiapkan masing-masing pihak. Termasuk pembiayaannya menggunakan anggaran masing-masing.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAMPidum) Sunarta menyatakan dengan ditandatangani Perjanjian Kerja Sama berarti sudah tidak ada lagi keraguan melaksanakan sidang secara teleconference. Masing-masing pihak harus mensosialisasikan kesepakatan ini.

"Semua perkara harus segera diselesaikan walau ditengah wabah COVID-19. Kami sudah sepakat dan saling mendukung pelaksanaan sidang online," ujar Sunarta.

Seperti diketahui, sejak wabah COVID-19 untuk menghindari kevakuman proses perkara pidana para Aparat Penegak Hukum (APH) di daerah telah melakukan inovasi dan terobosan sidang dilakukan secara teleconference. Termasuk saat penyerahan Tersangka dan Barang bukti semua dilakukan secara online. Bahkan sudah ada Kejari yang melakukan pelimpahan juga secara online.

Berdasarkan data di Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusdaskrimti) Kejaksaan Agung sampai hari ini (Senin, 13/4/2020) perkara pidana yang sudah disidangkan secara online sudah tembus 25.000 perkara.

"Tepatnya sudah 25.754 perkara disidangkan oleh Jaksa dari 410 Kejari dan Cabang Kejari di seluruh Indonesia,"kata Kepala Pusat Daskrimti Kejaksaan Agung Didik Farkhan.

#MA   #dan   #Kejagung   #Soal   #Sidang   #Online