Bantu Atasi Penyebaran COVID-19; Kejati Papua Barat Optimalkan Sidang Via Vicon

zamzam
 Bantu Atasi Penyebaran COVID-19; Kejati Papua Barat Optimalkan Sidang Via Vicon

Jakarta, HanTer - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat (Pabar) sejak sepekan ini  terus melakukan sidang secara online melalui Video Confrence (Vicon). Melalui Vicon, Selasa (31/3/2020)  misalnya,  Kejati Pabar menyelesaikan sidang untuk 20 perkara pidana. Sidang melalui vicon ini sebagai upaya pencegahan virus corona atau Covid-19.

Kepala Kejati (Kajati) Papua Barat (Pabar) Yusuf mengatakan, sidang Vicon berlangsung dari oukul 10.00 -  15.00 WIT di Pengadilan Negeri (PN) wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Papua Barat dengan perkara tindak pidana umum.

“Sidang dilakukan secara online dengan menggunakan Video Conference (Vicon) aplikasi zoom yang menghubungkan antara pengadilan negeri dengan rutan,”  ujar Yusuf  dihubungi Harian Terbit,  Rabu (1/4/2020).

Adapun Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Manokwari bertempat di aula sedangkan hakim berada di Pengadilan Negeri Manokwari, dengan jumlah perkara sebanyak 20 perkara pidana. Salah satunya perkara atas nama terdakwa Andarius Dowansiba alias Andarius dan kawan-kawan.

“Agenda persidangan bervariasi mulai dari pembacaan surat dakwaan, pemeriksaan saksi-saksi, pembacaan tuntutan, pembelaan dan pembacaan putusan,” ujarnya.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Fakfak juga dilakukan persidangan secara online denga Pengadilan Negeri Fakfak. Sidang terhadap perkara tindak pidana Narkotika atas nama terdakwa Hajarul Aswad Hadi alias Hazrul dengan agenda persidangan Pemeriksaan Saksi-saksi.

“Jadi seluruh tahapan penanganan perkara di wilayah hukum Kejati Pabar menggunakan sistim online aplikasi zoom. Ini sebagai upaya cegah virus corona dan penanganan perkara yang efektif, efesien, sesuai kondisi terkini dalam situasi covid-19 ini,” ungkap Yusuf.

Menurut Yusuf sidang secara online dilakukan berdasarkan intruksi dari Jaksa Agung Burhanuddin Nomor 2 Tahun 2020 tentang penyesusian sistem kerja pegawai dalam upaya pencegahan Covid-19 di Lingkungan Kejaksaan. Oleh karena itu perlu segera diambil langkah yang konkrit dan strategis dalam upaya pencegahan wabah tersebut sesuai tugas dan fungsi Kejaksaan.

“Dalam kegiatan sidang Vicon tersebut berlangsung secara tertib dan lancar, hal ini dikarenakan adanya penguatan sinergi dengan pihak Lapas atau Rumah Tahanan, Pengadilan Negeri, Penyidik Polri, dan steakholders,” paparnya.

Yusuf mengungkapkan, sidang melalui Vicon juga sejalan dengan himbauan Presiden kepada seluruh sektor, baik pemerintahan maupun swasta untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Oleh karena itu perlu diatur pelaksanaannya agar tugas dan fungsi Kejaksaan RI tetap berjalan secara efektif dan efisien dalam kurun waktu pelaksanaan WFH.

“Dalam pelaksana kebijakan WFH di lingkungan, Kejati Papua Barat harus menyelesaikan output, koordinasi meeting dadi tempat tinggal pegawai. Adapun tugas sesuai platform yang terintegrasi serta terkordinasi dan terstruktur,” tandasnya.

#Papua   #Barat