Terobosan Hukum Ditengah Covid-19; Kejati Papua Barat Gelar Sidang Lewat Vicon

zamzam
Terobosan Hukum Ditengah Covid-19; Kejati Papua Barat Gelar Sidang Lewat Vicon

Jakarta, HanTer - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada  Kejaksaan Tinggi Papua Barat (Pabar), Kamis (26/3/2020) mengelar sidang Tipikor dengan terdakwa Abas Kuda di Pengadilan Tipikor (PN) Monokwari melalui sarana video confrence (vicon).

Persidangan melalui vicon tersebut  sebagai terobosan hukum yang diarahkan Jaksa Agung Burhanuddin untu menuntaskan perkara sekaligus menghindari seorang terdakwa bebas demi hukum ditengah upaya pencegahan virus Corona atau Covid-19.

"Kita telah menindaklajuti petunju dan arahan pak jaksa agung, melaksanakan  persidangan dengan sistim on line, dengan saran vicon zoom, bersinergi dengan pihak pengadilan dan lapas," ujar Kajati Pabar Yusuf kepada Harian Terbit, Jumat (27/3/2020).

Yusuf menegaskan persidangan berjalan lancar sesuai agenda yang terjadwal, tanpa ada kontak physik. 

Selain untuk mencegah  wabah virus corona, menurutnya sidang melalui on line juga lebih efektif, lancar dan kondusif. 

"Hal ini (sidang online-red) merupakan solusi yang sangat cerdas dan strategis dalam situasi virus corona," ujarnya.

Persidangan terhadap terdakwa Abas Kuda digelar sekitar pukul 14.00 WIT, dengan agenda pembacaan nota pembelaan dari terdakwa dan tim kuasa hukum.

Selain Kejati Papua Barat, Kejari Fak-Fak dan Manokwari telah memanfaatkan teknologi dengan melaksanakan sidang online.


14 Kejati


Berdasarkan laporan yang diterima Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum ada 14 Kejati yang sudah menggelar sidang online pada Kamis (26/3/2020), yaitu Kejati Papua Barat, Riau, Jawa Timur, DKI Jakarta, Yogyakarta, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Aceh, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah, NTT, dan Sulawesi Selatan. 

Dari Riau ada tujuh Kejari sudah sukses menggelar sidang online. Yaitu Kejari Pelalawan, Dumai, Siak, Rokan Hulu, Bengkalis, Pekanbaru dan Kampar.

"Rata-rata hari ini ada dua sampai tiga perkara disidangkan di masing-masing Kejari. Khusus Kejari Siak ada tujuh perkara disidangkan online," ujar  Kajati Riau Mia Amiati.

Lalu dari wilayah Kejati Daerah Istimewa Yogyakart, Kejari Gunung Kidul dan Bantul dan Wonosari telah melaksanakan sidang online.

Sementara itu di jajaran wilayah Kejati DKI Jakarta seluruh Kejari sudah menggelar sidang online. 

"Diawali Kejari Jakarta Utara yang telah sidang mukai Selasa lalu, hari ini Kejari Jakarta Barat, Kejari Jakarta Selatan, Kejari Jakarta, Jakarta Pusat menggelar sidang online,"jelas Wakajati DKI Jakarta Sarjono Turin.

Di Sumatera Selatan baru dua kejari, yaitu Kejari Ogan Ilir dan Kejari Ogan Kemering Ulu (OKU) yang hari ini melaksanakan sidang online.

Untuk di wilayah Jawa Timur, baru Kejari Trenggalek, Kejari Sidoarjo dan Kejari Malang yang hari ini melaksanakan sidang online. 

Wilayah lain dari Bengkulu yaitu baru Kejari Bengkulu dan Kejari Rejang Lebong. Dari Jawa Tengah baru Kejari Kudus. Lalu di NTT baru Kejari Kupang. Aceh ada dua Kejari yaitu Kejari Aceh Tamiang dan Langsa. Dari Bangka Belitung, tercatat Kejari Belitung dan Kejari Belitung Timur. Sulawesi Selatan Kejari Bone dan Kejari Pare-Pare.

Terpisah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Sunarta menyatakan dengan sidang bisa dilaksanakan secara online sungguh membantu para Jaksa di daerah. 

Karena adanya surat edaran Ketua Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020, tanggal 23 Maret yang salah satu poinnya tidak bisa memperpanjang lagi masa penahanan membuat para Jaksa bagai buah simalakama.

"Apalagi kemudian adanya surat Menteri Hukum dan HAM tanggal 24 Maret yang melarang pengiriman dan pengeluaran tahanan dari Rutan membuat Jaksa tidak ada pilihan. Harus menuntaskan perkara dengan sidang online," ujarnya. 
 

#Kejati   #Papua   #Barat   #Gelar   #Sidang   #Kewat   #Vicon