Ahli Waris Peserta BPJAMSOSTEK Ini Terima Santunan Satu Miliar

Arbi
Ahli Waris Peserta BPJAMSOSTEK Ini Terima Santunan Satu Miliar
Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, HanTer - BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Jakarta Sudirman, melakukan kunjungan ke lokasi kecelakaan kerja Almarhum Aan Darmawan, di De Bamboo Resturant diwakili oleh Penata Madya Pelayanan Masayu Aminah M L, Baru, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020).

Almarhum Aan Darmawan tercatat menjadi peserta BPJAMSOSTEK sejak bekerja di PT Blue Power (BPT) Technology pada November 2014. Pada tanggal 9 hingga 11 Januari 2020, PT Blue Power Technology mengadakan BPT Internal Kick Off 2020 di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur.

Almarhum Aan Darmawan menjadi salah satu peserta kegiatan tesebut, namun musibah tidak dapat dihindarkan, pada tanggal 10 Januari 2020 saat sedang menerima penghargaan masa bakti Almarhum Aan Darmawan terjatuh dan meninggal dunia ditempat.

Berdasarkan keterangan pihak De Bamboo Resturant, “Almarhum Aan Darmawan tiba–tiba jatuh pingsan ketika sedang di atas panggung, lalu rekan kerjanya bersiap membawa almarhum ke rumah sakit terdekat (Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata) dan setelah dilakukan pemeriksaan berapa waktu kemudian dokter memberikan keterangan bahwa almarhum telah meninggal dunia,” ujar Didit Prasetyo sebagai Assisten Manager.

Berdasarkan amanah undang-undang, BPJAMSOSTEK bertugas untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia melalui empat program yaitu jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan hari tua (JHT), jaminan pensiun (JP), dan jaminan kematian (JKM).

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Jakarta Sudirman, Erni Purnamawati menyatakan, BPJAMSOSTEK memastikan setiap hak-hak dari Almarhum Aan Darmawan akan diterima oleh ahli warisnya.

Dalam hal ini, kata Erni, HJ Olivia Peddy Gobel selaku ahli waris almarhum Aan Darmawan mendapatkan haknya berupa santunan JKK dan JHT Sebesar Rp. 1.020.838.500, beasiswa untuk 2 (dua) orang anak sampai dengan perguruan tinggi dan Jaminan Pensiun berkala yang akan dibayarkan setiap bulannya.

“Kami memang bersikap proaktif dalam memberikan apa yang menjadi hak pekerja atau hak ahli waris, dengan demikian program BPJAMSOSTEK dirasakan manfaatnya jika terjadi resiko-resiko kerja,” lanjut Erni.