Soal Corona, Pengamat: Ketua DPR Harus Panggil Menteri Jokowi

Sammy
Soal Corona, Pengamat: Ketua DPR Harus Panggil Menteri Jokowi

Jakarta, HanTer - Berbagai kalangan kerap mengkritik lambannya kinerja Pemerintah dalam mengantisipasi wabah virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Termasuk, perihal wacana membentuk satuan tugas (Satgas) Corona.

Terkait hal itu, Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing, menyarankan agar Puan Maharani segera memanggil para menteri-menteri kabinet Indonesia Maju seperti Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menkes Terawan Agus Putranto. Sebab menurut dia, keduanya seperti abai dan kurang cekatan pada ancaman virus corona yang telah membunuh 4.500 orang di seluruh dunia.

"Saya menyarankan Ibu Puan panggil seluruh menteri. Berikan ultimatum, kalau tidak melakukan beritahu dan laporkan kepada presiden," kata Emrus di Jakarta, Minggu (15/3/2020).

Menurutnya, pemerintah seharusnya lebih lincah dan responsif sejak awal adanya kabar virus corona merebak ke sejumlah negara. Sehingga, tidak bisa diabaikan begitu saja dan baru mengumumkan belakangan.

"Ini harus gerak cepat, harus itu. Jangan lagi ada imbauan-imbauan lagi, karena ini sudah menelan korban," tambahnya.

Emrus menilai, seharusnya sejak di awal ada perintah dari Ibu Puan, harus melakukan tindakan langsung. "Bentuk satgas itu dulu baru laporkan ke presiden," tegas Emrus.

Diketahui sebelumnya, pembentukan Satgas Corona sempat disuarakan oleh Ketua DPR Puan Maharani. Ketua DPP PDIP itu sudah dari jauh hari mendesak pemerintah untuk membentuk satuan tugas agar virus mematikan dari Wuhan, China tidak masuk tanah air.

"Saya selaku ketua DPR RI, sejak wabah ini merebak, berkali-kali mengingatkan pemerintah agar segera membentuk tim nasional penanganan wabah virus corona yang bersifat terpusat, agar penanganan wabah corona terkoordinasi, terpadu, dan terintegrasi," kata Puan beberapa waktu lalu.

Puan melanjutkan, perlu adanya upaya mencegah penyebaran virus corona melalui screening, dan pengambilan sampel warga yang terindikasi gejala harus diperbanyak. Sehingga, meminimalisir kebocoran data warga yang terpapar Covid-19.

"Proses ini harus diikuti langkah-langkah isolasi yang disiplin kepada mereka yang positif corona, dengan mencegah pergerakan mereka sehingga mengurangi resiko penularan lokal," jelasnya.

Dalam operasionalnya, Satgas harus bergerak cepat dan sigap melakukan penanganan dampak virus corona secara cermat tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

#Corona   #menteri   #dpr   #jokowi