Gara-gara Corona PKL Rugi Rp20 Miliar

Alee
Gara-gara Corona PKL Rugi Rp20 Miliar
kata Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) dr. Ali Mahsun Atmo M Biomed

Jakarta, HanTer - Penyebaran virus corona atau COVID-19 tak hanya berdampak terhadap pariwisata, industri dan dunia bisnis lainnya, juga memberi dampak berupa penurunan omset pedagang kaki lima (PKL).

Sejak heboh corona, kata Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) dr. Ali Mahsun Atmo M Biomed, kerugian yang diderita PKL sekitar Rp20 miliar.

“Rata-rata penghasilan PKL per hari sebesar Rp 100-150 ribu. Dengan penurunan omset 30% menurunkan penghasilan sebesar Rp 30-45 ribu per hari. Secara total kerugian sangat besar. Semisal se-DKI Jakarta dengan jumlah PKL sebanyak 650 ribu maka kerugian adalah Rp 19-29 miliar per hari,” kata Ali.

Menurut Presiden Ormas Gumregah Nusantara ini,  memviralnya virus corona ini harus segera dihentikan. Kalau berlangsung terlalu lama bisa ambrukkan ekonomi rakyat dan bangsa kita.

Lebih lanjut Ali Mahsun mengemukakan, hingga saat ini belum ada laporan anggota pedagang kaki lima yang terinfeksi virus corona. Namun, pihaknya sudah menghimbau untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat dan sehat dengan cukup makan, cukup asupan air, tidak terlalu capek dan istirahat yang cukup. 

“Kalau kondisi fit maka PKL tidak akan bisa terinfeksi virus corona walau berjualan,” kata Ali Mahsun.

#Corona   #pkl