Pabrik Tutup, Proyek Mangkrak, Usaha Kecil dan Umrah Hancur Akibat Corona

Alee
Pabrik Tutup, Proyek Mangkrak, Usaha Kecil dan Umrah Hancur Akibat Corona

Jakarta, HanTer - Penyebaran virus corona atau Covid-19 berdampak besar terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Dari informasi yang diterima, banyak pabrik tutup, perdagangan lemes total, bisnis property, rumah dan ruko, termasuk haji & umroh, hancur.

Tak hanya itu, pengusaha golongan ekonomi lemah sudah teriak-teriak kesulitan dan proyek banyak yang mangkrak. “Kita babak belur,” ujar seorang pengusaha kepada Harian Terbit, Minggu (8/3/2020(.

Pabrik Tutup

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menyebutkan selain terkendala masalah administrasi, banyak pula pabrik yang ditutup karena dampak COVID-19.

"Itu otomatis dari segi produksi juga bermasalah. Lalu kita mau ekspor ke sana juga bermasalah karena tidak ada pesawat," imbuhnya.

Meski Indonesia masih lebih banyak mengimpor dari China, Hariyadi mengakui pengusaha dalam negeri kelimpungan untuk mencari pasokan suku cadang, terutama untuk kegiatan produksi.

Dengan demikian, pengusaha harus mencari alternatif pemasok lain meski harganya lebih mahal.

Turun

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memastikan realisasi investasi China di Indonesia turun di awal tahun ini karena dampak wabah COVID-19.

"Di semester pertama kami sedang hitung berapa penurunan dari realisasi investasi dari Tiongkok, tapi dalam simulasi data yang sekarang sampai data Februari kemungkinan besar menurun untuk khusus Tiongkok," katanya.

Meski turun, Bahlil tak mengungkap besaran penurunan investasi China. Pasalnya, BKPM baru akan merilis capaian realisasi investasi per tiga bulan yang baru akan diumumkan awal April mendatang.

Gejolak Sosial

Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya mengatakan, mewabahnya virus Corona jenis baru, COVID-19 dapat menimbulkan gejolak sosial di Indonesia, oleh karenanya diperlukan peran TNI jaga keamanan nasional.

Willy ketika dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (8/3/2020), mengatakan, gugus tugas TNI tidak hanya di medan peperangan, namun TNI memiliki tugas operasi militer selain perang (OMSP).

"Salah satu wujud OMSP adalah penanggulangan bencana. Keterlibatan TNI dalam konteks wabah COVID-19, masuk dalam kategori penanggulangan bencana ini," kata Willy dilansir Antara.

Apalagi penyebaran virus ini bisa disebut sudah mengancam keamanan nasional. Selain besarnya peluang masuk dari berbagai penjuru dunia, virus ini juga berpotensi menimbulkan gejolak sosial.

"Di sinilah peran yang bisa dimainkan oleh TNI dalam konteks keamanan nasional (national security). Saat eksistensi sebuah bangsa terancam, di situlah TNI harus turun tangan. Termasuk dalam konteks ancaman virus corona saat ini," paparnya. 

#corona   #ekonomi   #usaha   #umrah