KUII VII di Pangkalpinang, Bahas Beragam Persoalan Umat Islam

Harian Terbit/Alee
KUII VII di Pangkalpinang, Bahas Beragam Persoalan Umat Islam

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII akan diselenggarakan di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 26 hingga 29 Februari 2020. KUII tahun ini akan membahas beragam persoalan yang dihadapi umat Islam Indonesia, meliputi politik, keagamaan, media, ekonomi, dan pendidikan. 

"KUII tahun ini akan membahas beragam persoalan yang dihadapi umat Islam Indonesia, meliputi politik, keagamaan, media, ekonomi, dan pendidikan,” kata Anggota Panitia Pengarahan KUII, Dr. Nadjamuddin Ramli.

Menurutnya, kongres akan dibagi menjadi 8 komisi, antara lain Komisi Strategi Perjuangan Umat Islam Di Bidang Politik, Komisi Strategi Perjuangan Umat Islam di Bidang Ekonomi, Komisi Strategi Perjuangan Umat Islam Di Bidang Hukum, Komisi Strategi Perjuangan Umat Islam Di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Komisi Strategi Perjuangan Umat Islam Di Bidang Islam Wasathiyah/Moderasi Kehidupan Beragama, Komisi Strategi Perjuangan Umat Islam Di Bidang Filantropi Islam, Komisi Strategi Perjuangan Umat Islam Di Bidang Media, Komisi Rekomendasi (Deklarasi Bangka Belitung).

Ia menjelaskan Komisi politik mengedepankan peran politik umat Islam, pilkada, keputusan keputusan penting terkait dengan politik, apakah demokrasi sekarang sudah sejalan dengan semangat sila keempat Pancasila. “Politik ini penting karena itu diharapkan hadir sembilan Parpol yang punya wakil di DPR,” tandas Nadjamuddin dilansir Antara.

“Politik ini penting karena itu diharapkan hadir sembilan Parpol yang punya wakil di DPR”, tandas Nadjamuddin yang juga Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat.

Di bidang hukum membahas bagaimana membuat regulasi investasi lebih praktis. Komisi hukum akan mengelaborasi Omnibus law terkait dengan ketenagakerjaan, juga yang terkait dengan masalah jaminan produk halal yang menjadi ranah MUI. Komisi pendidikan dan kebudayaan akan mengevaluasi sistem pendidikian nasional," ujarnya.

Presiden dan Wapres

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin diagendakan akan hadir pada KUII VII. "Diagendakan kongres akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, sementara Wapres KH Ma’ruf Amin akan menutup perhelatan KUII ke-7 tahun ini," kata Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat Amirsyah Tambang di Jakarta, Minggu.

Menurut dia Bangka Belitung sebagai tuan rumah telah siap menerima tamu dan peserta kongres yang jumlahnya 800 peserta, di antaranya dari pengurus MUI Pusat hingga daerah, ormas Islam, perguruan tinggi, pesantren dan pemangku kebijakan lainnya.

Kongres selain dihadiri para politisi, juga akan hadir praktisi ekonomi, Jusuf Kalla, Abu Rizal Bakrie, Chaerul Tanjung, dan Sandiaga Uno. Dua Ketua Umum Ormas Islam besar Prof. Dr. Hadir Haedar Nashir dan Prof. Dr. Said Aqil Siroj, secara bersama akan menjadi nara sumber penting, juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Prof Dr. Din Syamsuddin.

“Pak Haedar Nashir dan Pak Said Aqil Siroj akan hadir dalam satu sesi," tandas Nadjamuddin.