LSM BERKORDINASI: Tindak Oknum PNS yang Terlibat Kasus Penggelapan Sertipikat 

Safari
LSM BERKORDINASI: Tindak Oknum PNS yang Terlibat Kasus Penggelapan Sertipikat 
Ketua DPW LSM BERKORDINASI Marjuddin Waruwu

Jakarta, HanTer  – DPW LSM BERKORDINASI (Pemberantasan Korupsi, Judi, Narkoba, & Sindikat Mafia) DKI Jakarta melayangkan surat ke Walikota dan Dinas Inspektorat Jakarta Barat terkait terjadinya dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) kantor Walikota Jakarta Barat.  

Surat ini diserahkan oleh Ketua DPW LSM BERKORDINASI Marjuddin Waruwu pada, 10 Februari 2020 lalu. 

“Kami menyampaikan surat  kepada Walikota Jakarta Barat dan meminta agar diadakan sidang disiplin terhadap seorang oknum PNS berinisial SA yang bekerja di kantor Dinas Sosial Jakarta Barat,” ujar Marjuddin di Jakarta, Jumat (14/2/2020).  

Menurut Marjuddin, oknum PNS itu diduga telah menguasai tanpa hak sertipikat tanah nomor 1246 atas nama Rudi Efendi. Rudi adalah korban penipuan yang dilakukan oleh temannya berinisial RO. Perbuatan SA patut diduga telah memenuhi unsur pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 480 KHUP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana). 

Pada kasus ini SA telah menguasai sertipikat tanah milik Rudi seluas 88 M2 yang terletak di Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Semestinya pihak kepolisisan berani menyita barang bukti berupa sertipikat tanah dan menahan komplotan para pelaku dan seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini,” ujar Marjuddin. 

Sementara, Rudi Efendi mengaku telah menyerahkan sertipikat miliknya itu ke PT Sejahtera Bersama melalui RO. Namun, setelah waktu yang telah dijanjikan, ia tak kunjung menerima uang yang dijanjikan temannya tersebut. Belakangan baru diketahui Hidayat sudah menjaminkan sertipikat itu kepada SA dengan nilai sebesar Rp400 juta. 

Atas apa yang dialaminya itu, Rudi telah melaporkan kasus ini ke Polres Jakarta Selatan pada, 11 September 2017. Pada laporannya itu Rudi melaporkan RO atas dugaan perkara penggelepan sebagaimana diatur di Pasal 372 KUHP.

Laporan ke dua dia layangkan ke Polres Metro Tangerang Kota dengan nomor LP/B/5419/X/2018 tertanggal, 8 Oktober 2018 atas dugaan tindak pidana Pasal 263 KUHP. (Safari)